Anak tentu yang paling ditunggu setelah kamu menikah dengan pasangan.
Kehadiran sang buah hati bakal membuat lengkap kebahagiaan keluarga
kalian. Tawa dan tangisnya tentu bakal membuat ramai suasana. Meski
demikian, memiliki bayi tentu membawa tantangan tersendiri. Kamu dan
suami pun diwajibkan menjadi tim solid untuk bisa merawat si buah hati.
Line Severinsen, menuliskan buku mengenai suka duka kehamilan beserta
mengurus bayi yang dilengkapi oleh ilustrasi lucu. Kamu pasti bakal
menemukan pengalamanmu dan pasangan di salah satu ilustrasi di bawah
ini.
1. Jam tidurmu terbalik, malam jadi siang, siang jadi malam.
Setelah sang bayi terlelap pun bukan jaminan kamu bisa tidur nyenyak.

2. Suami juga ikutan repot mengurus sang bayi, meskipun sembari nonton TV.

3. Jadi ibu artinya kamu juga harus siap sedia kapanpun dan dimanapun untuk memberikan ASI.

4. Ketika anak sedang aktif-aktifnya, gak jarang kamu justru merasa sangat mengantuk.

5. Tugas jaga bayi dibagi dua, ketika sang istri kelelahan ini saatnya suami ambil bagian.

6. Suami sering gak dapat bagian di kasur sendiri. Sabar ya para suami!

7. Waktumu tak bisa sedamai dulu lagi, bahkan untuk makan pun kamu harus bagi waktu dan makan secepat kilat.

8. Kamu dituntut untuk serba bisa, mengurus bayi, beres-beres rumah, dan memberi perhatian pada yang lainnya.

9. Belum lagi ketika si bayi mulai aktif dan hobi menjambak rambut. Duh, sakit :'(

10. Gak cuma baju bayi yang kena noda, terkadang bajumu, sprei, dan taplak meja jadi sasarannya. Sabar ya, namanya juga bayi.

11. Namanya juga ibu baru, pernah gak bikin susut baju anak karena salah metode mencuci? Hehe

12. Atau anak yang hobi ngompol di berbagai tempat, termasuk di pangkuanmu.

13. Sebagai orangtua muda wajar kalau kalian sering khawatir
karena berbagai hal. Kadang malah dokternya yang sebel karena kalian
terlalu banyak bertanya. Hehe

14. Kerepotan yang dialami selama mengurus buah hati
membuatmu jadi wanita yang lebih tangguh lagi. Kamu pun sadar bahwa kamu
bersedia mencurahkan segala waktu dan tenaga untuk menjaga malaikat
kecil ini.

15. Kamu dan suami pun jadi makin kompak dan bersedia mendedikasikan diri untuk mengurus anak kalian.

Punya pengalaman lain dalam mengurus si buah hati? Yuk, berbagi di kolom komentar!
Sumber: IDN Times