Berniat mencari sarang burung walet di hutan, delapan warga Desa
Mongoilo, Gorontalo, malah menemukan bangkai pesawat. Penemuan barang
rongsokan burung besi itu berlangsung tak sengaja.
Lokasi penemuan
berada di hutan perbatasan antara Atinggola dan Bolangmongondow,
Kabupaten Bolmut. Kala itu, para pencari sarang burung walet tengah
beristirahat di sebuah bukit. Tiba-tiba ada yang melihat benda berwarna
putih mirip pesawat.
"Karena penasaran kami langsung bergegas mendatangi benda itu," ujar Uyun yang ikut rombongan itu, Rabu (7/3/2018).
Usai
didekati, dugaan mereka terbukti. Benda itu merupakan bangkai pesawat
yang bertuliskan Merpati. Mereka lantas mengabadikan benda itu dengan
kamera ponsel.
"Melihat hal itu, salah satu dari kami langsung mengambil sebuah HP dan mengabadikan monen tersebut," jelas Uyun.
Dari informasi yang dihimpun Liputan6.com, ada deretan fakta terkait dengan penemuan bangkai pesawat tersebut. Apa saja?
1. Dipenuhi Belukar
Warga mengungkapkan, kondisi bangkai pesawat tersebut dalam keadaan mengenaskan. Seluruh bodinya rusak.
Bahkan bangkai pesawat itu telah dililit belukar. Di sekitar bangkai pesawat itu, bahkan ditumbuhi pohon besar.
2. Pesawat Jatuh 1992
Berdasarkan penelusuran Liputan6.com, bangkai pesawat itu merupakan Pesawat NC-212 'Karaupa' Merpati beregistrasi PK-NCY dengan nomor penerbangan MZ 7970.
Pesawat itu jatuh pada Rabu sore, 31 Januari 1992, saat terbang dari Luwuk ke Manado.
Otoritas
Bandara Sam Ratulangi, Wensy Malonda, mengonfirmasi kebenaran data itu.
"Benar pernah terjadi kasus pesawat jatuh di wilayah Hutan Bolmut tahun
1992, namun kasusnya sudah ditutup."
3. Penumpang Selamat
Otoritas
Bandara Sam Ratulangi Wensy Malonda menyatakan, Pesawat jurusan
Manado-Gorontalo itu jatuh di hutan wilayah antara Gorontalo dan Bolmut.
Tak ada korban tewas dalam kejadian itu.
"Seluruh penumpang
berhasil dievakuasi dan selamat. Jadi tinggal bangkai pesawat saja yang
sengaja ditinggal karena medan berat dan kasusnya telah ditutup,"
jelasnya.
4. Angkut 18 Penumpang
Dari
beberapa sumber menyebutkan, pesawat itu terbang dari Luwuk ke Manado
berpenumpang 18 orang. Pesawat itu dilaporkan telah mendarat darurat di
hutan wilayah Gorontalo (sebelum berpisah dengan Sulut).
Wensy
sudah mencocokkan kode dan jenis bangkai pesawat yang ditemukan 8 warga
pencari sarang walet tersebut. Bangkai pesawat itu memang sengaja
ditinggal karena medan yang sulit untuk melakukan evakuasi.
"Bangkai
pesawat yang ditemukan warga itu adalah pesawat Merpati PK NCY yang
jatuh 1992, seluruh penumpangnya dinyatakan selamat. Jadi kami pastikan
itu adalah bangkai pesawat yang jatuh pada 1992 silam. Saat ini kasusnya
sudah ditutup," terangnya.