Seorang pasien bertanya kepadaku "Dok, apakah hal yang baik jika bayiku setiap hari selalu menghisap tangannya sendiri?"
Mungkin pertanyaan tersebut banyak terlintas di kepala sang ibu
setelah melahirkan anak pertama. Jawabannya adalah WAJAR! Bayi mengisap
jari karena hal itu memang kebutuhannya. Justru menunjukkan si bayi
sehat dan normal.
Namun sebelum membahas lebih lanjut perihal 'bayi menghisap jari
tangan', alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu
pertumbuhan dan perkembangan bayi dari usia 1 -12 bulan. Pada dasarnya
perkembangan bayi meliputi perkembangan kognitif, perkembangan fisik
motorik, perkembangan bahasa, dan perkembangan sosio-emosional.
Bayi usia 1 - 3 bulan : Dia tidak mengenalmu, penglihatan kabur

Bayi yang baru lahir hanya bisa membedakan antara benda hitam dan
putih, penglihatannya kabur, hanya bisa melihat benda dengan jarak 20 cm
dari mata sendiri. Setelah itu, secara perlahan akan mengenali wajah
ibu dan sesekali tersenyum pada Anda. Setelah 2 sampai 3 bulan, ia mulai
bisa mengikuti gerakan Anda dengan lirikan mata dan mengeluarkan suara
sebagai jawaban. Pada dasarnya bayi hanya bisa mengangkat dagu atau
kepala. Dan dalam 3 bulan terakhir, bayi mulai bisa membuka kepalan
tangannya dan menyukai jari tangannya sendiri.
Bayi usia 4 - 6 bulan : Dia mulai menjelajahi dunia baru

Di umur ini, bayi mulai bisa tertawa, tangan tidak lagi dikepal,
penglihatan sudah bisa terbuka lebar. Bayi mulai merasakan tekstur yang
berbeda ketika makanan berada di mulutnya, makanya pada umur 4 - 6 bulan
bayi jadi suka menolak dan menahan makanan apapun ketika sang bunda
menyuapinya.
Nah bagi bayi yang suka mengemut / menghisap tangan, para ibu tidak
harus menghentikannya, kita tahu bahwa ini adalah proses pertumbuhan
bayi, asalkan tangannya tetap bersih. Ketika mencapai oral stage, bayi
akan suka menggerakkan mulutnya, mulai dari belajar menghisap dan
menggigit tangan sendiri. Ini pertanda bayi penasaran dan sedang
mengeksplorasi hal baru di sekitarnya.
Saat tumbuh gigi, bayi akan merasa gatal dan nyeri pada gusi, karena
itu ia mencari benda untuk digigit supaya meringankan rasa tidak nyaman
itu. Tahap ini bisa mencapai usia 1 tahun. Bila lebih dari 1 tahun, maka
orang tua harus menghentikan kebiasaan ini.
Bayi usia 7 - 9 bulan : Dia sudah bisa merangkak

Pada saat ini, bayi sudah bisa berdiri sendiri, berdiri dan mulai
mencoba memanjat. Dia juga mulai mengenal orang asing, menangis dengan
gugup jika ditinggal ibunya, mulai bisa membawa benda-benda kecil di
jari-jarinya.
Dia juga mulai mengerti akan keberadaan sebuah benda. Misalnya jika
ada suatu benda yang hilang, dia akan mencari tahu, dia akan
mengeluarkan suaranya dan mengerti jika Anda melarangnya atau berkata
「tidak」
Bayi usia 10 - 12 bulan : Ia sudah bisa berjalan dan mengingat sebuah kenangan

Di usia ini bayi mulai suka meniru perilaku orang dewasa, misalnya,
bertepuk tangan, minum dengan cangkir, mendengarkan musik, menari, dll.
Bayi juga sudah bisa mendengarkan instruksi dari Anda untuk mengambil
barang dan sebagainya.
Bayi juga sudah bisa memanjat dengan cepat dan mulai belajar
berjalan, dia bisa menemukan hal-hal tersembunyi; mulai memanggil
namamu, mengingat sebuah kenangan, misalnya mengingat dokter yang telah
menyuntiknya, sehingga bayi akan merasa takut saat kembali ke tempat
yang sama.
Sumber: Womenclub