Ada seorang pria yang meninggal, ia baru menyadari bahwa jalan hidupnya begitu singkat. Ketika itu, ia melihat Buddha memborgolkan tangannya dan membawa sebuah kotak.
Buddha: "Baiklah, mari kita pergi."
Pria itu berkata: "Cepat sekali? Saya masih punya banyak hal yang belum saya selesaikan."
Buddha: "Saya minta maaf, tapi waktumu di dunia sudah habis."

Pria: "Apa yang ada di dalam kotak itu?"
Buddha: "Ini adalah barang peninggalanmu"
Jawab pria itu dengan ragu: "Peninggalan saya? Maksudmu barang-barang saya seperti pakaian dan uang kah?"
Buddha: "Hal-hal duniawi itu bukan milikmu, mereka adalah milik bumi."
Pria itu bertanya lagi: "Apakah memori dan kenangan saya?"
Buddha: "Bukan, mereka termasuk dalam waktu"
Pria: "Kalau begitu, apa bakat saya?"
Buddha: "Bukan, mereka termasuk dalam keadaan"
Pria: "Apakah itu teman dan keluarga saya?"
Buddha: "Bukan, mereka temasuk dalam perjalanan yang telah kamu lewati."
Pria: "Apakah istri dan anak-anak saya?"
Buddha: "Bukan, mereka milik hatimu."
Pria: "Kalau begitu pasti tubuh saya."
Buddha: "Bukan, tubuhmu sudah menjadi debu."
Akhirnya, pria itu dengan tegas berkata: "Pasti jiwaku!"
Lalu sang Buddha tersenyum dan berkata: "Kamu benar-benar salah, jiwamu adalah milikku."
Pria itu lalu menangis dan mengambil kotak itu dari tangan sang Buddha, lalu membukanya dan isinya kosong!
Dalam hidup, semua yang kamu miliki hanyalah benda duniawai dan bukanlah milikmu. Dengan hati yang bertanya-tanya, pria itu berkata lagi kepada sang Buddha: "Jadi, saya sebenarnya tidak pernah memiliki apapun?"
Buddha: "Ya, tidak ada satupun di dunia ini yang benar-benar menjadi milikmu"
Pria: "Jika begitu, apa yang milikku?"
Buddha: "Setiap waktu di dalam hidupmu adalah milikmu."

Ya, hidup hanyalah sementara. Karena itulah, kita harus bisa mempergunakannya sebaik mungkin, mencintai dan menikmati. Menghasilkan uang hanyalah sebuah permainan. Mencari kesehatan dan kebahagiaan barulah tujuan yang benar.
Hidup itu singkat dan kita semua pantas mendapatkannya. Menghargai hidup adalah dengan menghargai orang-orang di sekitarmu. Jangan bertengkar atau menciptakan perselisihan. Bicaralah dan saling mengerti! Karena waktu setiap orang semakin lama akan semakin sedikit, dan pada akhirnya mereka akan terpisah satu sama lain.
Hidup kita seperti siang dan malam, ada baik dan ada buruk. Hiduplah dengan baik setiap harinya untuk menciptakan masa depan yang bahagia!
Yuk share artikel ini ke teman-temanmu!

Sumber: Licaibao