Karena air susunya berwarna hijau, Sinta pun panik dan segera dibawa
ke dokter oleh suaminya. Setelah dokter memeriksanya, ternyata itu
bukanlah sesuatu yang berbahaya, ASI berwarna hijau bukan tanda adanya
penyakit dan normal-normal saja.

Warna ASI yang berwarna hijau terjadi karena ibu mengonsumsi banyak
makanan hijau setelah melahirkan, seperti bayam yang mengandung vitamin
tinggi. Oleh karena itu, ibu tidak perlu khawatir. Jika benar-benar
merasa tidak nyaman, bisa dengan mengurangi makan sayur-sayuran.

Untuk ASI yang terlihat memiliki warna oranye atau pink, atau merah
jika seorang ibu mengonsumsi makanan yang mengandung warna-warna
tersebut, seperti jambu biji, atau buah berwarna merah dan oranye.
Sedangkan, ASI yang berwarna kekuningan disebabkan oleh nilai gizi yang sangat tinggi dan dapat membantu perkembangan si kecil.

Warna ASI umumnya berwarna putih kekuningan, dimana nilai gizinya
juga sangat tinggi. Seorang ibu harus memastikan bayinya kenyang karena
bayi butuh mendapatkan banyak protein dan nutrisi lainnya.

Bagaimana cara meningkatkan kualitas ASI dan tidak sia-sia?
Perawatan pasca melahirkan sangat penting, yaitu dengan memperhatikan
kebersihan payudara, bisa dengan membeli pakaian khusus untuk menyusui.
Setelah ASI terasa penuh, sebaiknya segera dipompa dan disimpan.

adplace_2
Cara meningkatkan kualitas ASI:
1. Konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta mineral yang berimbang
2. Olahraga teratur, agar bisa rileks
3. Konsumsi makanan sumber kalsium seperti ikan serta minum susu
spesial ibu menyusui yang memiliki kandungan DHA, asam folat, kalsium,
vitamin, zat besi, serta prebiotik FOS.
4. Istirahat yang cukup

5. Konsumsi buah dan sayur
6. Konsumsi makanan berprotein, seperti yoghurt, keju, kacang-kacangan, telur, tahu, makanan laut serta daging.

Semoga info ini bermanfaat!
Sumber: healthdaily