Berapa perbedaan usiamu dengan suamimu? Bagaimana dengan kondisi rumah tanggamu?
Tak beberapa lama ini, ada sebuah acara yang membicarakan tentang
perbedaan usia sepasang suami istri. Di acara tersebut, diundanglah 3
tamu wanita yang masing-masing memiliki perbedaan usia yang berbeda
dengan suaminya.
Ya, nyatanya berapa banyak perbedaan usia di antara suami dan istri,
pada dasarnya menentukan kondisi pernikahan mereka. (Ini hanyalah
sebagai sebuah referesi saja dan tidak perlu dianggap terlalu serius)
1. Lebih muda 3-7 tahun dari suami
Dalam tradisi Tiongkok, perbedaan usia segini adalah yang paling pas
untuk sebuah pernikahan. Usia legal seorang wanita boleh menikah juga
adalah 2 tahun lebih muda dari pria. Dalam pernikahan yang terpaut usia
segini, sang wanita biasanya dikagumi oleh prianya. Bisa dikatakan,
suami sangat mencintai istrinya dan umumnya rumah tangga mereka bahagia.

Pihak wanita biasanya kalem, feminim dan merasa ingin dilindungi.
Pihak pria yang lebih tua dari istrinya, biasanya lebih penyabar,
hati-hati dan suka memberikan kasih sayang. Tentu saja, istri seperti
ini dituntut untuk bisa berkembang dan berpikir lebih dewasa, sehingga
bisa menyeimbangkan dengan sang suami.
2. Seumuran dengan suami
Hubungan suami istri seperti ini biasanya karena tumbuh di lingkungan
yang sama seperti bertemu di sekolah dan merasa cocok satu sama lain
karena tidak ada batasan usia di antara mereka. Karena persamaan usia
inilah, suami maupun istri tidak perlu menebak-nebak pemikiran pasangan,
bisa berbicara tanpa ragu dan mengerti apa yang dirasakan pasangannya.

Pasangan dengan usia yang sama, juga akan lebih tahan banting karena
cinta mereka kuat dan sederhana. Mereka juga tahu jerih payah pasangan
dan mau berkembang bersama. Yang dibutuhkan dari pasangan suami istri
seperti ini adalah saling pengertian.
3. Lebih tua dari suami 3-7 tahun
Seorang wanita yang lebih tua dari suaminya, umumnya lebih
berkarakter dan lembut. Ketika suami bergelut dengan pekerjaannya di
kantor, sang istri bisa memberikan kehangatan dan dorongan. Suami juga
akan lebih terpacu untuk menghasilkan uang menafkahi keluarga. Bisa
dibilang, istri yang seperti ini adalah wanita di belakang pria yang
sukses.

Dan karena faktor usia, suami tidak mudah membentak serta lebih
menghormati istrinya. Persaingan dan pertentangan dalam rumah tangga
akan lebih sedikit. Tentu saja, wanita yang lebih tua tidak dianggap
seperti kakak perempuan ataupun ibu, tapi dianggap sebagai pasangan
hidup yang bisa membuat sang pria merasa tenang.
Sumber: nocancer