Air ketuban adalah tempat dimana janin kita hidup, dia melindungi
janin dari dunia luar dan menjaga kestabilan suhu di dalam rahim selama
kehamilan. Air ketuban sangat berpengaruh pada tumbuh kembang si janin.
Oleh karena itu, para ibu hamil harus memperhatikan makanan yang
dikonsumsi agar tidak berpengaruh buruk pada air ketuban.
Apa dampak negatif bila air ketuban berkurang?
1. Saat kehamilan dini.
Pada tahap awal kehamilan, air ketuban berkurang dapat mengakibatkan
ketidaknormalan pada wajah, tungkai atau organ janin lainnya.

2. Pada trimester kedua.
Bila air ketuban berkurang pada masa ini dapat menyebabkan kelainan
bentuk yang lebih serius. Karena pada saat ini paru-paru bayi sudah
mulai berkembang. Begitu dada tertekan rahim, hal ini akan berpengaruh
pada kontraksi paru-paru sehingga mengakibatkan penyakit pernafasan
setelah lahir.

3. Saat proses persalinan.
Bila air ketuban pecah sebelum melahirkan, maka sang ibu akan
mengalami kesulitan dalam melahirkan sehingga kemungkinan operasi sesar
akan meningkat.
Buah apa yang dapat membuat air ketuban berkurang?
1. Semangka
Semangka mengandung zat diuretik sehingga menyebabkan ibu hamil
sering ke toilet meskipun merasa haus. Cairan dalam tubuh berkurang
makan air ketuban pun akan berkurang.

2. Tomat
Meskipun tomat bagus untuk kulit dan dapat menghilangkan racun, tapi
tomat juga mengandung zat edema sehingga tidak bagus bagi ibu hamil.
Makanan apa yang bagus bagi air ketuban?
1. Minum banyak air dan sup.
Dokter pasti menyarakan agar ibu hamil banyak minum air. Selain itu,
kamu juga bisa makan sup karena air yang direbus dapat meningkatkan
sirkulasi darah dan air ketuban perlahan akan bertambah.

2. Minum susu kedelai.
Susu kedelai adalah makanan yang paling dianjurkan buat kesehatan air ketuban. Saat mengkonsumsinya, jangan tambahkan gula ya.
Sumber : Healthdaily