Sejak memiliki anak, keluarga Wendy jadi sibuk bukan main. Setiap hari ia harus pergi bekerja, begitu juga dengan istrinya. Kedua sibuk dan tidak ada waktu merawat anak di pagi maupun siang hari, hanya ketika sabtu minggu mereka bisa menjaganya. Karena itulah, tanggung jawab mengasuh anak diberikan kepada ibu mertua.
Namun, ibu mertua mengatakan bahwa selama beberapa hari, cucunya sering menendang-nendang tanpa alasan yang jelas, seperti sedang kesal.
Akhirnya pada hari sabtu, istri Wendy dan ibu mertuanya membawa si kecil ke rumah sakit untuk diperiksa. Dan ternyata, bagian kemaluannya terasa gatal karena infeksi, sedangkan bayi tersebut tidak bisa menggaruknya dan terus menendang, dimana menandakan ketidaknyamanan. Dokter pun bertanya mengenai perawatan harian.
Setelah sang ibu mertua bercerita, diketahui bahwa karena ingin hemat pampers, sehingga dalam sehari ia hanya mengganti 1 kali sehari. Dalam jangka panjang, bagian kemaluan bayi timbul bakteri dan berkembangbiak disana.

1. Merawat bayi memang adalah pekerjaan yang sulit.
Setiap hari, mulai dari makan hingga buang air besar semuanya orang lain yang mengurusnya. Nah, tentu saja yang paling penting adalah kehigienisan. Pastikan tangan bersih, popok baru yang dipakaikan bersih dan tempat mengganti popok juga harus bersih.
Saat mengganti popok, pastikan bayi sudah tuntas buang airnya. Ketika popok lama dilepas dan menggantinya dengan yang baru, selain membuang-buang popok bersih, hal tersebut juga dapat menyebabkan ruam di kulit. Bersihkan kotoran bayi dengan teliti, jangan sampai ada yang tertinggal. Bilas dengan air dan sabun bayi, lalu keringkan dengan tisu.
2. Gunakan popok kain di pagi siang hari, dan pampers di malam hari
Jika Anda menggunakan pampers sepanjang hari, maka kemaluan bayi akan tertutup rapat dan sangat mudah bakteri bertumbuh. Jadi, gunakanlah popok kain di pagi siang hari, agar alat kelamin bayi lebih kering. Jika bayi sudah berusia lebih dari 2 tahun, umumnya tidak perlu menggunakan pampers lagi, tetapi mulai biasakan agar si kecil sadar untuk buang air di toilet.
Menggunakan pampers, memang memberikan banyak kemudahan, namun ketika menggunakannya, perlu juga memperhatikan beberapa hal, termasuk untuk tidak malas menggantinya demi kesehatan anak.
Yuk share artikel mama dan anak ini ke teman-temanmu yang membutuhkan!
Sumber: Greatdaily