Jepang terkenal dengan kegigihannya dalam membangun negara maju,
negara-negara di seluruh penjuru dunia pun mengakuinya. Memang, karena
pengaruh letak geografisnya, negara ini jadi rawan bencana. Tapi apa
kamu pernah dengar Jepang jatuh miskin? Jawabannya tidak. Justru mereka
semakin maju.
Sebenarnya apa sih rahasianya? Daripada cuma baca
komik atau nonton kartun Jepang aja, sesekali coba pelajari gaya
hidup orang-orang Jepang yang membuat mereka selalu terdepan. Kali ini
Hipwee mengulas tentang beberapa kebiasaan positif orang Jepang yang
layak kita contoh jika ingin hidup lebih maju. Yuk coba diterapkan juga
di kehidupanmu sehari-hari!
1. Meski mereka banyak menciptakan inovasi di bidang teknologi, tapi mereka tidak mengandalkan gadget di segala situasi

Jepang memang terkenal dengan berbagai teknologi canggihnya, termasuk gadget. Namun, siswa-siswa di Jepang dilarang membawa gadget
ke sekolah. Selain supaya mereka lebih fokus dalam belajar, peraturan
ini menghapuskan perbedaan antar siswa. Jadi nggak ada diskriminasi
antara ‘si kaya’ dan ‘si miskin’ di sekolah.
Kalau kamu masih ke mana-mana bawa gadget, bahkan ke WC saja smartphone-mu nggak boleh ketinggalan, coba direnungkan lagi. Jangan sampai keinginanmu untuk terus update justru membuatmu jadi egois dan nggak tanggap kehidupan nyata.
2. Bagi orang Jepang, waktu adalah uang. Mereka nggak akan keberatan untuk kerja lembur tanpa libur

Jepang
memang terkenal dengan budaya gila kerja nya. Bagi mereka, untuk meraih
sebuah kesuksesan adalah dengan bekerja keras. Soal waktu, mereka nggak
pernah ngaret. Mereka selalu datang ke tempat kerja lebih awal dengan
alasan agar tidak terlambat. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh
dikatakan agak memalukan di Jepang, karena seakan-akan pegawai tersebut
tidak terlalu dibutuhkan oleh perusahaan. Para pekerja di Jepang dengan
sukarela memberikan performa terbaiknya, sampai lembur pun mereka
lakukan dengan senang hati.
3. Saking mandirinya, orang Jepang ogah ditraktir atau menraktir. Hidup lebih praktis kalo bayar masing-masing!

Jangan
heran kalau orang Jepang anti sama yang namanya ngutang. Sejak kecil,
mereka sudah diajarkan untuk mandiri. Saat di bangku sekolah misalnya,
mereka dibiasakan untuk membawa peralatan mereka sendiri. Mereka juga
diharapkan bertanggung jawab akan barang yang menjadi kepemilikan mereka
sendiri. Ini juga yang jadi alasan kenapa mereka nggak mau ditraktir
atau menraktir, karena mereka terbiasa melakukan apapun sendiri.
4. Karena pengetahuan dan wawasan dianggap nomor satu, membaca buku jadi semacam candu

Sebagian
besar masyarakat Jepang selalu menghabiskan waktu untuk membaca buku
atau apa saja yang mengasah otak mereka. Kebiasaan ini bisa dilihat saat
mereka berada di dalam kendaraan umum seperti di kereta. Orang-orang
Jepang biasanya membaca buku pelajaran, komik, majalah, koran dalam
bentuk cetak maupun secara elektronik melalui gadget-nya. Budaya ini sudah sangat kental dengan masyarakatnya.
Jadi,
kamu yang selama ini menghabiskan waktu perjalannya dengan mengobrol
hal yang nggak penting, bengong atau memainkan gadget, coba deh belajar
dari kebiasaan orang Jepang. 🙂
5. Nggak fasih Bahasa Inggris bukan jadi masalah, yang penting selalu bersikap santun dan ramah

Orang
Jepang sangat ramah dan bersahabat. Mereka cenderung untuk selalu
menyapa dan mengucapkan salam kepada orang yang ditemuinya, sekalipun
itu orang asing yang belum mereka kenal. Kebanyakan mereka nggak lancar
berbahasa Inggris karena sangat menjunjung tinggi bahasa lokalnya.
Mereka sangat hati-hati dalam berbicara, karena mereka menjaga perasaan
orang yang diajak bicara. Dalam hal ini, “baper”nya orang Jepang ada
manfaatnya.
6. Mereka adalah orang-orang yang menghargai proses. Dalam hidup ini, segala hal harus berubah jadi lebih baik
Ini
adalah salah satu karakter positif yang dimiliki oleh orang Jepang.
Mereka nggak hanya berorientasi pada hasil, tetapi lebih pada proses.
Mereka nggak cepat puas dengan hasil yang diperoleh. Seiring dengan
berjalannya waktu, mereka selalu selangkah lebih maju. Hal ini tampak
dari ekspresi mereka yang selalu bersemangat menyongsong setiap
pekerjaan dan tantangan, karena mereka yakin dengan semangat dan kerja
keras akan memberikan hasil yang baik.
7. Kesehatan adalah yang utama. Itulah mengapa orang Jepang hobi makan sayur dan ikan

Banyak
menu makanan khas Jepang yang disajikan dalam bentuk yang masih mentah.
Itu semua karena orang Jepang menganggap makanan yang terlalu lama
diolah akan mengurangi kadar zat gizi yang terkandung dari makanan
tersebut.
Orang Jepang sangat menyukai yogurt, acar, dan tofu.
Karena di dalam makanan tersebut terkandung isoflavon yang tinggi yang
bisa membantu daya tahan tubuh. Orang Jepang juga sangat suka dengan
makanan-makanan yang berasal dari laut. Karena di dalam makanan dari
laut ini mengandung zat antioksidan dan kandungan asam lemak omega 3,
yang sangat baik untuk kesehatan tubuh dan kecerdasan otak.
8. Disiplinnya orang Jepang patut diacungi jempol. Karena patuh peraturan, mereka pantang nyerobot antrean

Orang
Jepang lebih senang memilih memakai jalan memutar daripada mengganggu
pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan
raya. Orang Jepang sangat loyal terhadap peraturan, termasuk untuk
urusan mengantre. Antre sudah menjadi budaya disiplinnya orang-orang
Jepang. Mereka nggak akan menerobos antrian apapun yang terjadi. Kalau
kalian coba bertanya kepada mereka kenapa mereka selalu taat kepada
setiap aturan, maka jawabannya akan sederhana, karena itu adalah aturan,
titik.
9. Tradisi adalah sesuatu yang sangat dihormati, tidak akan hilang walau sudah berdampingan dengan modernisasi

Menjadi
negara maju nggak menjadikan Jepang meninggalkan tradisi dan memegang
teguh kebudayaan yang diwariskan nenek moyangnya. Ini adalah alasan
kenapa orang Jepang nggak fasih berbahasa Inggris, meski mereka
mempelajari. Mereka sangat menghormati budaya lokal dan mempraktikannya
dalam kehidupan sehari-hari.
Memang kebiasaan baik bisa datang
dari mana saja. Nggak ada salahnya untuk mencoba kebiasaan masyarakat
Jepang, karena itu adalah kebiasaan baik. Tapi jangan karena mengikuti
kebiasaan budaya lain, kebiasaan baik di negeri sendiri nggak
diindahkan. Selamat meraih kesuksesan!