Bagi orang Indonesia, digigit nyamuk sudah seperti makanan
sehari-hari. Lagi keluar jalan-jalan pasti digigit, lagi tidur ada saja
terdengar suara dengungan nyamuk di telinga.
Kamu harus tahu, binatang kecil ini menakutkan!
Menurut laporan penelitian WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), virus
yang ditularkan oleh nyamuk, Zika dan Malaria setiap tahunnya mematikan
lebih dari satu juta orang di dunia.

Semprotan nyamuk, lotion anti nyamuk itu semua nggak bisa membasmi
mereka. Saat bangun tidur atau lagi jalan-jalan, tiba-tiba saja ada
gigitan nyamuk yang hinggap di tubuh kamu, namun teman kamu malah tidak
digigit. Pernah ngalamin kejadian serupa?

Nyamuk umumnya menarget mangsanya dengan mencium bau mangsanya. Dari
karbon dioksida yang kita hembuskan, dari asam laktat dalam keringat
kita, bahkan zat-zat lain yang dikeluarkan oleh tubuh kita dapat menarik
nyamuk untuk menggigit kita.
Selain itu, suhu tubuh kita juga berpengaruh. Meski faktor-faktor
diatas tidak dapat kita kendalikan, namun masih ada beberapa alasan lain
kenapa kita sering digigit nyamuk.
1.Minum alkohol

Saat kamu minum alkohol, keringat yang keluar dari tubuhmu akan lebih
menarik minat para nyamuk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada
tahun 2010, setelah meminum 3 bir, persentasi digigit nyamuk akan
meningkat 30%. Bila hobi minum-minum kamu tidak di kontrol, lalu
minum-minum di ruangan terbuka, bersiap-siaplah diserbu nyamuk.
2.Setelah berolahraga

Orang-orang yang hobi berolahraga bukan saja menarik hati lawan
jenis, tapi juga nyamuk. Setelah berolahraga atau melakukan pekerjaan
fisik yang berat, pernafasan kamu akan bertambah cepat. Saat itu karbon
dioksida yang kamu hembuskan lebih banyak, gas CO2 itu akan membentuk
menjadi udara yang lembab dan hangat sekitar 1 meter di atas kepala.
Itulah kenapa, saat berjalan di luar ruangan, kita sering melihat
nyamuk-nyamuk berkerumunan di atas kepala kita.
Nyamuk juga adalah pemburu visual, jadi saat kamu bergerak atau
sedang berlari, mereka akan mengamati dan memperhatikan kamu. Saat dia
sudah memutuskan kamu adalah targetnya, dia akan mulai mencari
kesempatan untuk menggigit kamu, mendekati pembuluh darah di permukaan
kulit. Olahraga akan membuat darahmu mengalir lancar dan pembuluh darah
juga membesar, jadi orang yang baru saja berolahraga adalah target ideal
nyamuk.
3.Hamil

Wanita hamil dua kali lebih mungkin digigit nyamuk daripada wanita
biasa. Ini karena gas yang dihembuskan ibu hamil mengandung banyak zat
yang mudah memancing nyamuk, apalagi suhu di bagian perut mereka lebih
tinggi, sekitar 0,7 derajat lebih hangat. Hangatnya suhu dari perut ibu
hamil ini berefek pada peningkatan pelepasan asam laktat yang juga
menarik perhatian nyamuk.
Gigitan nyamuk biasa tidak membawa dampak bahaya bagi ibu hamil,
namun nyamuk pembawa virus Zika dan malaria bisa-bisa menyebabkan janin
yang dikandung mengalami gangguan perkembangan otak dan kelainan.
4.Golongan darah

Berdasarkan penelitian tahun 2004, pemilik golongan darah O lebih
cenderung digigit nyamuk, diikuti oleh golongan darah B dan A. Selain
itu, 85% orang akan mengeluarkan senyawa kimia yang dapat dikenali para
nyamuk. 15% orang tidak akan mengeluarkan 'sinyal' itu. Nyamuk
pertama-akan menyerang orang yang termasuk dalam 85% itu.
Jadi bila kamu suka berolahraga, suka minum bir di ruangan terbuka,
dan kamu juga golongan darah O, kamulah target utama para nyamuk. Tapi
jangan kecewa dulu, selain memakai anti nyamuk, masih ada cara-cara lain
untuk mengurangi serangan nyamuk.
-rutin bersihkan penampung air, vas bunga, kolam, dll.
-pasang kasa jendela.
-rutin bersihkan got, saluran air, jangan sampai menumpuk air kotor.
-gunakan kelambu, lampu anti nyamuk.
-nyamuk takut beberapa aroma bunga dan minyak angin. Tempatkan pot
berisi mawar mekar, mint, melati, atau letakkan minyak angin yang sudah
dibuka tutupnya. Nyamuk akan pusing dan melarikan diri mencium baunya.
-pasang kipas angin yang kencang anginnya, bisa meniup CO2 dan mencegah nyamuk hinggap.
-Hitam adalah warna favorit nyamuk, lalu biru, merah, hijau. Pada
musim panas sebaiknya memakai pakaian katun warna putih atau terang.
Sumber: Jankanban