Ketika bayi hanya suka tidur pada satu sisi saja, ditambah dengan
tidur yang berkepanjangan, hal ini dapat meningkatkan kemungkinan
deformasi kepala.
Banyak ibu khawatir dengan keindahan bentuk kepala bayi.
Padahal di saat bayi mulai bisa membalikkan badan (berusia setelah 4
sampai 6 bulan), karena waktu tidur yang telentang rata atau hanya tidur
satu sisi akan berkurang, maka kepalanya secara otomatis dan bertahap
terkoreksi.
Jika kepala bayi memang terlalu gepeng, tetap akan ada sedikit
pemulihan, tapi dibandingkan dengan bayi normal yang berbentuk kepala
bulat masih tetap ada sedikit deformasi.
Beberapa tips langkah pencegahan dan perbaikannya sebagai berikut, yuk langsung aja kita simak:
1. Olahraga mengangkat kepala

Sebelum bayi mampu membalikkan badan (sebelum berusia 4 bulan),
sering-seringlah biarkan bayi telungkup untuk melakukan latihan
mengangkat kepala, atau gendong bayi dan letakkan berbaring di dada
Anda.
Pastikan lakukan disaat bayi sedang terjaga, dan sebaiknya tidak dilakukan sehabis minum susu, agar bayi tidak muntah.
2. Perbaiki arah ketika memberikan ASI

Jika bayi Anda suka tidur pada satu sisi saja, maka ketika sedang menyusui, cobalah membalikkan kepalanya ke sisi lain.
Misalnya, si bayi lebih suka tidur di sebelah kiri, ibu bisa menahan
bayinya dengan menyusui dengan tangan kiri, dengan demikian si bayi
secara alami akan berpaling ke sisi kanan ibu.
3. Biarkan bayi berbaring miring

Saat si bayi terbangun, aturlah agar dia berbaring miring, si ibu
juga bisa mengubah posisi kanan atau kiri dan mengobrol/mengudang bayi.
4. Menarik perhatian bayi

Untuk menarik perhatian bayi, gantunglah beberapa mainan kecil ke
arah tidur yang tidak disukai bayi, pasang cermin bayi atau arahkan
pandangan bayi ke tempat tidur orang tua.
5. Pijat perlahan

Pijat perlahan bagian kepala bayi atau mintalah dokter untuk
mengajarkan beberapa terapi fisik sederhana untuk merilekskan otot bayi
yang kemungkinan tegang.
Namun sejumlah kelainan pada kasus kepala yang berbentuk aneh adalah
dikarenakan penutupan dini pada celah/sambungan antar tempurung, jika
ditemukan kelainan pada kepala bayi atau lingkar kepala terlalu besar
ataupun terlalu kecil, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Perlu dicatat bahwa, dibandingkan dengan estetika kepala, keselamatan
dan kualitas tidur bayi jauh lebih penting, dalam keadaan apapun jangan
membiarkan bayi yang belum bisa membalikkan badan tidur telungkup atau
disekitar kepala bayi diletakkan bantal atau selimut, hal itu dapat
menambah risiko gagal bernafas.
Sumber: Erabaru