Tidak tahu apakah kalian juga pernah merasakannya atau mengetahuinya. Wanita sekali menikah pasti ditanyai ibu, bibi, tetangga sebelah, atau keluarga besar, "kapan punya anak?"
Setiap kali bertemu pasti dijejalin pertanyaan sejenis. Mungkin saja sang penanya tidak tahu kalau menjadi ibu itu tidak mudah.
1.Saat masa-masa hamil, ada ibu yang bereaksi keras pada awal kehamilan. Hari-hari itu dilewati dengan susah payah. Rasanya mau mati saja. Setiap hari mual-mual dan muntah,itu berulang setiap hari. Apa yang dimakan akan dimuntahkan, setelah muntah mesti makan lagi. Ini semua demi kesehatan bayi di perut. 

2.Ada juga bumil yang beruntung tidak mengalami kejadian seperti di atas. Namun pada masa kehamilan ada pantangan ini itu. Nggak boleh makan ini, nggak boleh pakai itu, semuanya itu juga demi bayi. 3 bulan berikutnya, para bumil harus lebih ekstra lagi memperhatikan kesehatan diri, jangan sampai keguguran. 
Jangan pernah berpikir masa hamil itu masa dimana kami hidup senang, itu salah.

3.Sampai masa hamil tua, bayi sudah mulai sering bergerak-gerak di perut. Kemudian, hari kelahiran bayi itu tiba. Air ketuban pecah, mau melahirkan normal ataupun caesar sama saja menyakitkan. Sang ibu tidak perlu digunting vaginanya bila persalinan berjalan mulus, namun bila bayi tak kunjung keluar, bagian kewanitaan ibu mesti digunting agar bayi bisa keluar. 
Hal ini sama juga dengan Caesar, tidak ada cara untuk menghilangkan rasa sakit saat melahirkan. Saat operasi, dokter akan menyuntik pembius dari bagian perut sampai ke bawah, sang ibu tidak akan merasakannya. Namun setelah efek bius itu hilang, rasa sakit itu akan muncul dan baru bisa pulih beberapa minggu kemudian.
Singkatnya, 2 cara persalinan itu sakit. Sakit sebelum melahirkan, sakit saat melahirkan, sakit setelah melahirkan, semuanya itu dialami oleh ibu. 
Siapapun yang mengalaminya pasti mengerti apa yang dikatakan ini.
4.Setelah bayi lahir, bukan berarti penderitaan ibu berakhir. Tak peduli ASI atau susu bubuk, waktu makan bayi tidak seperti orang dewasa yang makan 3 kali sehari. Waktu makan bayi tak kenal waktu. Ada bayi yang rewel sepanjang malam dan masih banyak lagi hal-hal yang harus dikuatirkan ibu.
Takut bayinya sakit, takut bayinya kenapa-kenapa, dll...
5.Yang terakhir, tubuh ibu yang melahirkan sangat sulit lagi untuk kembali seperti masa gadis dulu. Hargailah istri atau ibu kamu, karena mereka rela melahirkan kamu, membawa kamu dalam perut selama 9 bulan, melahirkanmu keluar dengan penuh sakit, membesarkanmu dengan jerih payah.
Semoga para ibu dapat lebih dihargai suami dan anak, semoga anak yang lahir juga dapat tumbuh sehat menjadi bayi yang gemuk, tumbuh menjadi anak yang berbakti pada orang tua.
Semoga bermanfaat!

Sumber: womenclub