Meskipun semua orang sudah tahu bahwa terlalu sering main HP atau
gadget sejenisnya akan merusak mata, tapi masih banyak orang tua yang
mengizinkan mereka untuk menggunakan gadget untuk waktu lama untuk
menenangkan anak-anak mereka.
Untuk itu, sebuah penelitian pun diadakan untuk mengetahui apa saja
dampak buruk yang terjadi pada tubuh jika terlalu sering terpapar cahaya
biru dari layar LCD/LED dalam waktu yang lama.
Penelitian yang dilakukan di salah satu universitas di Jepang
menggunakan tikus sebagai kelinci percobaan. Mereka memancarkan cahaya
biru dari layar ponsel ke tikus tersebut selama 12 jam sehari selama 7
hari (waktu ini setara dengan sekitar dua tahun umur manusia), tikus
kecil yang bertambah dewasa itu mengalami degradasi makula (bagian
tengah retina) yang tidak dapat diperbaiki dan penglihatannya mulai
memburuk.

Jika umur tikus tersebut dikonversi ke umur manusia, maka setara
dengan anak usia 8 tahun. Jika 7 hari pada tikus setara dengan 2 tahun
pada manusia, maka dalam 2 tahun, penglihatan anak akan mengalami
kerusakan yang tidak bisa diperbaiki.

Seorang profesor optalmologi di Universitas Sains dan Teknologi
Fooying mengatakan bahwa cahaya biru tidak hanya dapat merusak retina,
tetapi juga mempengaruhi organ. Dalam percobaan tersebut, tikus juga
menunjukkan perubahan sebelum kanker pada organ ginjal, hati dan
paru-paru.

Dokter mengingatkan pada kita semua, gadget apapun tidak boleh
digunakan terus menerus selama lebih dari dua jam. Setiap 30 menit harus
istirahat sekali minimal 5 menit. Jarak mata dari layar minimal harus
setengah meter (50 cm). Hindari pemakaian dalam kondisi gelap atau di
bawah paparan sinar matahari kuat.

Meskipun percobaan pada hewan tidak dapat sepenuhnya digunakan pada
manusia, namun percobaan ini telah membuktikan bahwa cahaya biru memang
membahayakan mata, dan orang tua harus lebih memperhatikan lagi
anak-anaknya ketika bermain gadget!
Semoga bermanfaat! SHARE info penting ini pada orang tua lainnya!
Sumber: bomb