Ih, kok rontok sih!
Rambut
merupakan mahkota yang dimiliki setiap orang, bukan cuma bagi wanita,
akan tetapi juga bagi kaum lelaki. Dengan rambut yang sehat dan terawat
akan mendukung penampilan Kamu dan menambah rasa percaya diri seseorang.
Tapi sayangnya, berbagai masalah kerusakan rambut sering dialami oleh
sebagian orang seperti: rambut rontok, rambut berketombe, rambut
bercabang, rambut botak, sampai rambut beruban di usia muda.
Semua
masalah tersebut harus segera ditangani dengan cepat dan tepat, agar
kerusakan rambut tidak semakin kritis. Perawatan rambut pun membutuhkan
ketelatenan dan keteraturan. Selain permasalahan rambut bercabang,
kerontokan rambut juga menjadi salah satu problema yang kerap dialami
para wanita ataupun pria. Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab
rambut rontok seperti; perubahan hormon, penggunaan bahan kimia, alat
penata rambut, stres, dan mengkonsumsi berbagai obat-obatan yang
menyebabkan kerontokan rambut. Berikut ulasanya!
1. Pingin punya rambut sehat, hindari makanan berminyak

Makan
makanan berminyak misalnya gorengan menyebabkan masalah kerontokan
rambut. Kandungan lemak trans pada makanan yang digoreng sangatlah
tinggi sehingga mampu menjadikan keseimbangan hormon terganggu dan
justru malah membuat kekuatan rambut menjadi lemah yang memicu pada
kerontokan. Selain itu gorengan juga bisa menyebabkan kulit berminyak
dan berjerawat.
2. Hindari penggunaan alat perawatan rambut elektrik

Hindari
mencatok rambut pada keadaan rambut basah. Tunggulah beberapa saat
hingga keadaan rambut kamu benar-benar kering. Apalagi sampai
mengeluarkan uap, suara mendesis. Mencatok rambut pada saat basah
menghilangkan kelembaban alami rambut atau folikel rambut dan membuat rambut rusak.
3. Hindari penggunaan obat-obatan medis yang berbahaya

Mengkonsumsi
obat-obatan medis juga menyebabkan berbagai masalah pada rambut
termasuk rambut rontok. Berbagai obat yang dapat membuat kerontokan pada
rambut diantaranya ialah obat kemoterapi, antidepresan, psoriasis, dan
Pil KB.
- Obat Kemoterapi
Obat kemoterapi merupakan antibiotik yang dapat memicu timbulnya kerontokan rambut. Secara medis obat ini bekerja efektif membunuh sel kanker. Namun dibalik keampuhan obat ini mengatasi sel kanker, obat ini memiliki efek samping menyerang jaringan lain seperti folikel rambut. Pasien akan mulai kehilangan rambut sekitar 2–3 minggu setelah pengobatan. - Antidepresan
Obat ini juga memiliki efek samping terhadap kerontokan rambut. Fuoxetine atau Prozac adalah antidepresan yang paling sering menyebabkan rambut rontok. Selain itu ada juga efek yang sama pada antidepresan yang trisiklik, termasuk imipramine, amitriptyline dan doxepin. Pasien tidak perlu panik, karena rambut mereka akan tumbuh lagi. - Obat Psoriasis
Obat ini mengganggu struktur folikel rambut, yang menghasilkan pigmen melamin dan tekstur rambut. Rambut akan kembali ke bentuk aslinya ketika pengobatan berakhir. - Pil KB
Banyak ibu rumah tangga mengalami kerontokan rambut setelah berhenti minum pil KB setelah konsumsi jangka panjang. Secara teori, pil kontrasepsi oral berbasis progesteron, mengandung senyawa yang disebut anti-androgen. Senyawa ini mengurangi risiko rambut rontok pada wanita yang rentan. Tapi, ketika wanita tersebut berhenti minum pil KB, terjadi rambut rontok atau makin memburuk.
4. Hindari berbagai hal yang bikin kamu stres

Stres
merupakan faktor penyebab utama rambut menjadi mudah rontok. Ketika
seseorang mengalami stres berat, folikel rambut menjadi prematur dan
diikuti dengan kerontokan rambut. Tubuh yang mengalami stres akan
mengalihkan semua sumber dayanya untuk aktivitas yang diperlukan, ini
berarti kurangnya perhatian kepada pertumbuhan dan pemeliharaan rambut,
tidak heran jika Kamu mengalami kerontokan.
Hindari stres dan kelelahan karena keduanya akan mengakibatkan kerontokan rambut semakin parah. Cara mengatasi stres yang
paling gampang ialah melakukan istirahat yang cukup, berbagai macam
relaksasi seperti dengan yoga, pijat, musik, membaca, dan melatih
pikiran positif.
5. Malnutrisi atau kekurangan nutrisi

Kurangnya
asupan gizi di dalam tubuh atau malnutrisi ternyata juga menjadi faktor
yang menyebabkan rambut mudah rontok. Sel-sel folikel rambut dan kulit
kepala tentunya memerlukan suplai nutrisi yang cukup agar mereka dapat
berkembang dan tumbuh dengan baik. Kerontokan rambut pada umumnya
disebabkan karena kurang asupan protein, vitamin B12, asam folat, dan
zat besi. Dalam setiap proses pertumbuhan, tubuh manusia membutuhkan
bantuan protein, demikian juga dalam pertumbuhan rambut.
Sebanyak
97 persen struktur rambut adalah protein, kekurangan protein dapat
menyebabkan rambut rontok dan mudah patah. Untuk memenuhi kebutuhan
harian protein kamu, konsumsilah minimal 100 gr protein per hari, yang
bisa kamu dapat dari menu makanan sehari-hari seperti daging, ikan,
telur, susu, kacang-kacangan, mentega, dan lainnya.
Mengatasi
rambut rontok memang membutuhkan kesabaran. Namun dengan melakukan
perawatan secara alami maka hasilnya pun bisa lebih maksimal.