Baru-baru ini, seorang artis luar, sebut saja namanya Deni, ia membagikan pengalaman dirinya ketika bersama anaknya.
Suatu ketika, mereka akan bergegas keluar, anak perempuannya yang masih kecil tidak sengaja menumpahkan susu yang dibawanya. Deni pun langsung dengan nada tinggi bertanya, "Kenapa kamu?!"
Anaknya kaget dan tertergun, matanya penuh rasa takut dan diam, tidak tahu harus berbuat apa. Ketika itu juga, Deni langsung merasa apa yang ia lakukan, salah. Ia lalu tidak lanjut memarahi anaknya, melainkan memeluk sang anak. Ketika itu juga, anaknya merasa aman dan menangis.
Dan ternyata alasan kenapa susu tersebut jatuh karena sang anak tidak begitu kuat, sehingga tidak stabil.
Kesimpulan yang didapat: Ketika merasa takut, seorang anak akan merasa tidak aman dan tersakiti, tidak percaya dan merasa ada jarak dengan orangtua mereka. Mungkin di dalam hatinya, ia bertanya "Ayah ibu sudah tidak mencintaiku lagi kah?"

Tapi, ada juga beberapa anak yang sudah terbiasa dan membuatnya tidak lagi merasa cocok dengan kedua orangtuanya, lalu menjadi membangkang.
Ketika harga diri seorang anak terluka, ia tidak lagi percaya diri, ada gangguan emosional di dalam dirinya, dan tidak berani jujur, karena takut salah.
Dari sudut pandang psikologis, "membentak" adalah semacam kekerasan yang dalam bentuk bahasa dan bisa menyebabkan kerusakan mental seseorang.
Bagi orangtua, bentakan mungkin hanyalah persoalan 1 menit yang tidak berarti. Tapi, bagi anak-anak, bentakan membuat melukai hati mereka seumur hidup.
Beberapa psikolog juga menegaskan, bahwa sebenarnya penyakit jiwa jika ditelusuri penyebabnya, banyak kasus menunjuk pada trauma masa kecil.
Bahaya membentak anak:
1. Merusak sel otak anak
2. Jantung anak menjadi lelah
3. Anak tumbuh menjadi orang yang emosional dan sulit menjadi pendengar yang baik
4. Tingkat kepercayaan anak kepada orangtua menurun
5. Anak menjadi depresi
6. Anak tidak punya inisiatif karena takut salah
Yang bisa orangtua lakukan jika tanpa sengaja membentak anak:
1. Tarik napas dalam-dalam, biarkan tubuh rileks terlebih dahulu
2. Minta maaf karena telah membentak dan jelaskan yang benar jika anak salah
3. Ingatkan bahwa kalian mencintai mereka
Yuk share artikel ini ke teman-temanmu!
Sumber: Womenclub