Tidak diragukan lagi, semua orangtua senang melihat anak-anak mereka
dapat tumbuh sempurna di semua tahap perkembangan mereka. Beberapa tahap
ini lebih rumit daripada yang lain, termasuk saat anak-anak kita
beralih dari popok menggunakan toilet.
Ini sering merupakan jalan yang panjang dan sulit, karena itulah saat ini akan dibahas teknik hebat yang manjur 100%.
Teknik Fellom mengajarkan agar anak telanjang dari pinggang ke bawah
(saat di rumah) dan mengenakan celana longgar tanpa adanya apa pun di
bawahnya (saat di depan umum).
Namun, sebaiknya juga anak masih memakai popok di malam hari.
Kamu perlu melakukan hal berikut untuk menerapkan metode ini:
- Siapkan beberapa toilet training (potty). Idealnya, kamu harus menempatkannya di setiap ruangan di rumah.
- Selalu pakai popok dan beberapa pasang celana yang tersedia jika sewaktu-waktu tidak bisa menahan lagi.
-
Jika kamu tinggal di tempat yang sering dingin, pastikan untuk
menyalakan pemanas dan meletakkan kaus kaki di kaki anakmu selama masa
ini.
Pada hari pertama:
- Mintalah anak telanjang dari pinggang ke bawah sepanjang hari.
Awasi dia. Saat mereka ingin pipis, bawa mereka ke toilet terdekat.
-
Biarkan anak mengonsumsi makanan ringan asin atau makanan dengan kadar
air tinggi, dan pastikan mereka banyak minum cairan sehingga sering
buang air kecil.
- Bila kamu atau pasanganmu harus menggunakan kamar
mandi, bawa anak bersamamu. Tunjukkan kepada mereka semua langkah
berbeda yang dilakukan orang dewasa. Anak-anak bisa belajar dengan
sangat cepat dengan memberi contoh.
- Rayakan dengan si kecil setiap
kali mereka berhasil menggunakan toilet dengan benar. Begitu mereka
berhasil 10-12 kali ini, anak-anak mulai bisa menggunakannya secara
mandiri.
- Jika anak tidak bisa menggunakan toilet, jangan memarahi
mereka atau berperilaku dengan cara apa pun yang bisa membuat mereka
merasa malu. Sebagai gantinya, katakan saja kepada mereka, "Kencing /
kotoran masuk ke toilet."
- Sebelum tidur siang dan tidur malam,
beritahu anak-anak bahwa sudah saatnya menggunakan toilet (hindari
bertanya apakah mereka mau). Pakaikan popok pada mereka tepat sebelum
tertidur untuk menghindari kecelakaan kecil.

Pada hari kedua:
- Lakukan metode yang digunakan pada hari pertama. Namun, pada hari
kedua kamu juga harus membawa mereka keluar rumah selama satu jam di
sore hari. Tunggu anakmu buang air kecil di toilet, lalu keluar
sebentar. Ini membantu mereka belajar pergi ke toilet dengan sukarela.
-
Saat kamu meninggalkan rumah, mintalah anak mengenakan celana longgar
tanpa apa pun di bawahnya. Jangan memakai popok atau celana dalam
normal. Tujuannya adalah untuk pergi keluar dan kembali ke rumah tanpa
mengalami kecelakaan dan tanpa harus menggunakan toilet saat berada di
luar.
- Tetap dekat dengan rumah. Cukup berjalan-jalan keliling lingkungan sekitar. Bawa toilet portabel untuk berjaga-jaga.
Pada hari ketiga:
- Ikuti instruksi yang kamu ikuti pada hari pertama, tapi sekarang
kamu juga harus membawa anak keluar rumah dua kali: satu jam di pagi
hari dan satu jam di sore hari. Setiap kali, mintalah anak untuk
menggunakan toilet sebelum keluar.
- Sekali lagi, saat kamu pergi
keluar, anak harus mengenakan celana longgar tanpa apa pun di bawahnya.
Ambil toilet portabel dan ganti pakaian kalau-kalau semuanya tidak
berjalan dengan baik.
Jika tidak mendapatkan hasil yang baik, tunggu
kira-kira 6 sampai 8 minggu untuk mencoba lagi. Ingat bahwa teknik ini
membutuhkan kesabaran, memberi banyak dukungan, dan waktu.
Sumber: brightside