Jerawat adalah masalah kulit sejuta umat. Survey menunjukkan bahwa
95% populasi manusia akan menghadapi jerawat dalam hidupnya. Di tengah
kebingungan, tak heran bila banyak mitos dan fakta tentang cara
menghilangkan jerawat yang bermunculan. Jangan sembarangan coba-coba,
baca penjelasannya di sini!

Mitos: Pasta gigi dapat menyembuhkan jerawat

Pasta gigi memang mengandung baking soda, menthol dan triclosan yang
punya sifat anti-bakteri, namun pasta gigi tidak diformulasikan untuk
kulit manusia, lho. Tambahan essential oil justru berpotensi menimbulkan
iritasi pada kulit berjerawat. Lebih baik, cari obat jerawat khusus di
apotek sebagai cara menghilangkan jerawat yang tak pakai mahal tapi
aman.
Fakta: Tea Tree Oil dapat membasmi jerawat

Tea tree oil punya manfaat anti-mikroba dan anti-fungal,
menjadikannya bahan alami yang efektif untuk melawan jerawat. Tea tree
oil dapat membasmi bakteri penyebab jerawat, dan membersihkan pori-pori
yang tersumbat. Karena tergolong essential oil, tea tree oil hanya dapat
digunakan sebagai spot treatment pada bagian yang bermasalah saja.
Mitos: Sinar matahari dapat menghilangkan jerawat

Menurut ahli dermatologi, Marguerite Germain, awalnya sinar matahari
memang dapat menenangkan iritasi pada jerawat. Namun seiring waktu,
paparan UVA dapat menimbulkan tanda-tanda penuaan seperti flek hitam dan
keriput. DItambah lagi, sinar matahari meningkatkan resiko pigmentasi
pada bekas jerawat.
Mitos: Lebih sering membersihkan wajah akan menghilangkan jerawat

Menyangka bahwa jerawat timbul akibat kulit kotor adalah pemahaman
yang keliru. Mencuci muka secara berlebihan justru dapat membuat kulit
kering dan dehidrasi, mendorong kulit untuk memperbanyak produksi sebum.
Akibatnya, kulit jadi tambah berminyak, iritasi, dan terasa nggak
nyaman. Apalagi kamu sedang menggunakan obat jerawat yang biasanya
cenderung bikin kulit kering.
Fakta: Memperbaiki pola makan dan gaya hidup

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi makanan
tinggi gula dan olahan susu punya kecenderungan untuk memiliki jerawat
sedang hingga parah. Selain itu, stres, rokok dan alkohol dapat
mempengaruhi hormon yang menyebabkan jerawat. Meski terkesan sepele,
hal-hal ini adalah cara menghilangkan jerawat yang patut dicoba.
Mitos: Tingkatkan eksfoliasi saat kulit berjerawat

Menambah frekuensi eksfoliasi dengan scrub atau acids adalah cara
menghilangkan jerawat yang keliru. Mitos ini semakin dipercaya saat
sebuah face scrub khusus jerawat laris manis di pasaran. Padahal,
memperbanyak eksfoliasi bisa membuat kulit semakin kering, teriritasi,
dan bahkan membuat bakteri jerawat menyebar.
Jadi, Kalian udah tahu kan mana yang mitos, mana yang fakta? Jangan salah lagi ya, Ladies!
Sumber: Beautynesia