Hal pertama yang banyak orang lakukan sesampainya di rumah kebanyakan adalah mandi. 
Namun saat kamu buka kran air, bila air yang dikeluarkan air yang terlalu panas, apa yang akan kamu lakukan untuk menurunkan suhu airnya?
Setiap kali pemanas air (water heater) dihidupkan, bila air yang mengalir keluar terlalu panas, sebagian orang akan langsung menyalakan air dingin untuk menurunkan suhu air. 
Tapi tahukah kamu? Tindakan ini akan membuatmu boros gas 30-40%!
Berdasarkan pengamatan ahli, cara yang benar adalah bukanlah menggeser kenop kran kesana kemari, tapi mengatur suhu pemanas air secara langsung.
Banyak orang yang saat mandi merasa terlalu panas, langsung menggeser keran airnya ke air dingin, tindakan ini hanya akan membuat penggunaan gas lebih boros.

Suhu air hangat yang cukup itu berkisar 38-40 derajat. Bila air sudah mencapai 45-50 derajat, itu sudah merupakan pemborosan.
Bila menurunkan suhu air dengan mengatur pemanas air, biaya gas yang bisa dihemat mencapai 30-40%. 
Beberapa waktu lalu, ada ahli yang membandingkan penggunaan gas antar 2 keluarga di Taiwan.
Keluarga A mengatur suhu pemanas airnya, dan keluarga B  tidak.
Keluarga A  memasak di rumah, dan keluarga B makan di luar. Jadi keluarga B kebanyakan hanya menggunakan gasnya untuk mandi.
Menurut kamu, penggunaan gas yang paling boros itu keluarga yang mana?
Ternyata keluarga A malah jadi lebih hemat.
Saat itu tagihan gas keluarga A mencapai 400.000 rupiah, sedangkan tagihan gas keluarga B mencapai 755.000 rupiah
Beda banyak bukan?
Sumber: BL