Seorang selebriti asal Taiwan memiliki 2 anak perempuan yang sangat
cantik. Pasangan yang baru saja menikah selama 2 tahun ini melalui
hari-hari yang sangat indah dan berbahagia.

Namun, anak perempuan sulungnya (Huahua) yang baru saja berusia 2
tahun tiba-tiba demam tinggi hingga 40 derajat yang tak kunjung turun
hingga harus masuk rumah sakit. Pada awalnya, dokter pun merasa bingung
mengapa bisa sampai demam setinggi itu dan dokter tidak bisa mengetahui
apa penyebabnya. Selain itu, di umur masih sekecil itu sudah masuk rumah
sakit, merasakan sakitnya jarum infus, membuat kedua orang tua merasa
sangat sedih.
Karena masih ada adiknya yang harus dijaga di rumah, sang ibu hanya
bisa menenangkan Huahua melalui video call. Huahua pun selalu menangis
dan mengatakan,"Mama, tolong aku!" Setelah dirawat beberapa hari di
rumah sakit, dokter masih saja tidak bisa menemukan apa yang menyebabkan
Huahua demam, akhirnya dokter menyarankan agar Huahua menjalani
perawatan di rumah saja. Walaupun Huahua setidaknya lebih bisa merasa
tenang karena ada sang ibu di sampingnya, tapi demam yang tak kunjung
turun pun membuat kedua orang tuanya merasa sangat cemas dan bingung.
Akhirnya, setelah menjalani pemeriksaan lebih mendalam, dokter
menemukan kalau demam tinggi itu disebabkan karena popok. Bakteri masuk
melalui saluran kemih dan menyebabkan infeksi. Demam tinggi disebabkan
karena ginjal Huahua sudah terinfeksi oleh banyak bakteri. Untungnya,
perlahan-lahan kondisi Huahua mulai pulih dan demamnya turun. Hal ini
sungguh merupakan pelajaran berharga bagi semua orang tua. Orang tua
harus memperhatikan semua hal yang berhubungan dengan anak, tak terlepas
dari masalah popok.

Mengalami kejadian seperti itu, sang ibu langsung membagikan
pengalamannya di Facebook. Ia ingin mengingatkan agar setiap orang tua
harus benar-benar memperhatikan kondisi anak, apalagi jika mengalami
demam yang berkepanjangan. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan
memperhatikan kondisi kebersihan secara menyeluruh dan juga mengusahakan
agar anak mau minum banyak air. Setiap orang tua pasti ingin melihat
anak-anaknya tumbuh dewasa dan selalu dalam kondisi sehat, oleh sebab
itu orang tua harus lebih waspada lagi.
Apalagi ternyata popok bisa menjadi pemicu terjadinya infeksi saluran
kemih. Ternyata anak yang cenderung memakai popok terus-terusan, lebih
rentan mengalami infeksi saluran kencing. Hal ini dikarenakan, saat
memakai popok, kebanyakan anak tidak belajar untuk menuntaskan kencing
mereka sepenuhnya. Maka dari itu, sebaiknya latih anak untuk buang air
kecil ke toilet (toilet training), setelah ke toilet biasakan untuk
mencuci tangan, dan secepat mungkin hilangkan kebiasaan pemakaian popok
pada anak. Menurut sebuah studi baru dari American Academy of
Pediatrics, orangtua di Amerika percaya bahwa anak bisa lepas popok
ketika mereka berusia 18 hingga 24 bulan.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengajarkan toilet training pada anak:
1. Contohkan aktivitas bertoilet, baik pipis, buang air besar, mandi, cuci kaki dan tangan.
2. Minta anak memberi tahu jika mau buang air kecil atau besar
3. Lihat pola buang airnya, berapa lama sekali biasanya anak pipis
4. Beri penghargaan
5. Harus konsisten
Selain itu, jangan sampai orang tua melakukan hal ini:
1. Memarahi balita karena ia mengompol atau pipis sembarangan dan tidak memberitahu orangtuanya
2. Memaksa anak untuk langsung bisa pipis atau BAK di kamar mandi,
karena proses ini butuh pembelajaran dan orangtua harus meluangkan waktu
untuk mengajarinya
Sumber: Looker