Kita tahu bahwa tipe genetik golongan darah orang tua menentukan
jenis darah bayi, dan jenis darah bayi menentukan masa depan mereka.
Golongan darah dipercaya terkait erat dengan karakter, temperamen,
dan perilaku seseorang, bahkan mempengaruhi juga masa depan bayi.
Berdasarkan penggolongan darah sistem ABO, darah manusia digolongkan menjadi empat, yaitu golongan darah A, B, AB, dan O.

Bayi golongan darah AB: percaya diri , suka bertahan

Bayi golongan darah AB adalah bayi yang memiliki rasa penasaran yang
tinggi, kepercayaan diri yang tinggi, tapi pemalu. Bayi AB juga hanya
memperhatikan hal-hal yang ia sukai saja dan tidak pandai dalam mengatur
emosi. Tidak memiliki keterikatan atau ketergantungan yang kuat pada
ibunya.
Bayi golongan darah O: berkemauan keras, suka bersosialisasi

Bayi O memiliki tingkat sosialisasi yang tinggi, tidak takut pada
kehidupan. Namun jika mereka bertemu orang untuk pertama kalinya, mereka
cenderung tidak akan memberikan sisi ramah. Mereka dapat beradaptasi
dengan baik dengan lingkungan yang aneh. Namun bayi tipe O adalah tipe
yang berani mencintai dan membenci.
Bayi golongan darah A: hati-hati, suka menyendiri

Sebagian besar bayi A adalah bayi yang tenang, biasanya suka bermain
sendiri, dan bila dihadapkan dengan orang asing atau lingkungan baru
akan tampak lebih takut dan menyendiri. Namun ia memiliki keterikatan
yang kuat dengan ibunya.
Bayi golongan darah B: ceria, aktif

Bayi B suka akan kebebasan dan tidak terlalu suka dikekang dan
diperhatikan secara berlebihan. Mereka mudah untuk adaptasi di
lingkungan baru, ceria tapi tidak sabaran, dan susah mengatur emosinya.
Berikut 4 golongan darah bayi yang berhubungan dengan karakter dan
masa depannya. Namun yang perlu diperhatikan bahwa sifat-sifat di atas
bisa berubah tergantung cara orangtua mendidik bayi tersebut. Oleh
karena itu, setelah orang tua memahami 「karakteristik bawaan」 pada
bayimu, segera berikan panduan yang benar jika ia memiliki karakter yang
dinilai kurang baik.
Sumber: Healthy