Semua ibu pasti berharap bayinya terlahir cantik, sehat, putih, mata
besar, montok dan sebagainya. Tapi seringkali bayi lahir dengan bercak
biru atau merah di kulit. Dari manakah asalnya?
Bercak tersebut adalah tanda lahir, biasanya terjadi akibat janin
tertekan di dalam rahim, menyebabkan peredaran darahnya kurang lancar
jadinya membentuk memar seperti darah beku. Tapi seiring tumbuhnya anak,
sistem metabolismenya meningkat, bercak tersebut akan hilang dengan
sendirinya.
Namun bagaimana dengan bercak merah? Ada kejadian di mana seorang ibu
melahirkan bayi perempuan yang sangat imut, tapi kedatangan anak
tersebut tidak membuat keluarganya bahagia, karena kelopak mata bayi
tersebut terdapat tanda lahir merah. Anehnya, semakin besar usia bayi,
tanda lahirnya semakin jelas...
Sang ibu pun sangat khawatir kalau tanda lahir tersebut tidak akan
pernah hilang. Kalau misalnya di pantat kan tidak kelihatan, jadi tidak
apa-apa, tapi ini di wajah. Sang ibu tidak ingin putrinya dianggap cacat
atau jelek.

Setelah diperiksa ke dokter, diketahui dulu ketika hamil sang ibu
bekerja di pabrik perkakas seperti ACE. Ada kemungkinan sang ibu
terhirup atau terpapar bahan kimia dari perangkat-perangkat keras
tersebut.
Ada satu kasus lagi di mana bayinya sering gatal-gatal dan muncul
kemerahan pada kulit. Sudah dirujuk ke berbagai rumah sakit tapi tetap
tidak ada obatnya. Sang ibu pun curiga penyebabnya adalah keseringan
makan hot pot. Makanan dalam hot pot kebanyakan merupakan makanan
olahan, mengandung bahan kimia, tentunya kalau sering dimakan akan
berdampak negatif bagi tubuh, apalagi janin yang masih kecil.
Jadi bisa disimpulkan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh ibu saat
hamil akan berdampak pada janin. Usahakan makan makanan yang alami,
tidak mengandung bahan kimia juga penyedap. Ibu hamil juga harus
memperhatikan faktor lingkungan (misal: polusi atau radiasi) karena akan
berpengaruh pada kesehatan dan kesempurnaan janin.
Tanda lahir yang disebabkan memar tidak berbahaya, namun tanda lahir
yang semakin besar, disertai gatal atau sakit, lebih baik periksa ke
dokter, sebab ada tanda lahir yang berubah menjadi suatu penyakit kulit,
tumor kulit misalnya.
Biasanya tanda lahir bisa dihilangkan dengan cara dilaser, dioperasi
atau pemberian obat jika memang dibutuhkan. Asal tidak mengganggu, lebih
baik ditunggu saja sampai hilang sendiri. Kecuali kalau terjadi
perubahan janggal pada tanda lahir, harus segera cek ke dokter!
Semoga bermanfaat!
Sumber: womenclub