Ada pepatah yang mengatakan, kalau orang kuno itu hanya mandi 3 kali
saja, pertama saat dia lahir, kedua saat dia menikah, ketiga saat dia
masuk kembali ke peti mati.
Kalau diartikan secara harafiah, berarti tandanya mereka gak pernah mandi dong dalam kehidupan kesehariannya?

Mandi tentunya jadi kegiatan dan kebiasaan yang paling mendasar dalam
kehidupan jaman sekarang ini, kapanpun kamu merasa ingin membersihkan
diri, kamu pasti bakalan langsung pergi mandi. Dalam satu hari,
setidaknya setiap orang akan mandi minimal 1 kali. Namun di jaman
dahulu, mandi bisa dibilang adalah sebuah "ritual" yang gak bisa
dilakukan sembarangan kayak sekarang ini lho! Yihh.. kok bisa yah? Gak
kotor dan bau apa yah?
Contohnya aja, kayak orang Tiongkok jaman dulu, walau gak mandi,
sebenernya mereka itu lebih bersih dari yang kita bayangin lho! Mereka
menjunjung tinggi kebersihan lebih dari yang kita pikirkan…
Bahkan orang Eropa jaman dulu juga punya pemikiran, kalau gak mandi
itu justru adalah cara terbaik mereka supaya tidak mudah terkena sakit
penyakit.

Namun seiring berjalannya waktu dan jaman, upacara mandi sendiri
semakin lama jadi menyesuaikan. Akhirnya, mandi sendiri jadi merambah ke
semua masyarakat dan banyak orang yang memiliki pengertian tentang
mandi yang lebih dalam lagi.
Mandi gak lagi cuman membersihkan tubuh saja, tapi juga untuk merawat tubuh dan melembabkan kulit.
Baru setelah itu, dicatat juga kalau ada gerakan sepasang tangan
mengambil air dari baskom ke atas kepala. Akhirnya inilah yang dinamakan
keramas.
Kalau di jaman sekarang kita ngomongin soal mandi, pastinya yang ada
di otak kita itu ya mandi seluruh badan kan? Tapi orang zaman dulu nggak
gitu lho! Mereka membedakan mandi sendiri jadi berbagai macam, ada
mandi yang termasuk keramas, ada juga mandi yang hanya tubuh saja, ada
juga mandi yang sebenarnya cuman cuci kaki aja atau cuman cuci tangan
aja. Ribet juga ya!
Paling mulanya, mandi itu sendiri sebenarnya akan dilakukan di sungai
atau di danau, mereka menganggap kalau air yang alami itu juga lebih
bagus.. Dalam proses mandi sendiri, orang kuno akan mengoleskan lumpur
ke tubuhnya dan mencucinya dengan air. Mereka menganggap ini bisa secara
efektif menghilangkan kuman. Nah karena itu juga, beberapa jenis lumpur
sebenarnya menjadi sabun paling awal di dunia lho..

Sampai hari ini, ada beberapa orang yang masih menggunakan lumpur dan
minyak dan mengoleskannya di tangan mereka untuk membersihkan kotoran
di tangan. Belakangan, baru ditemukan tanaman yang mengandung saponin
yang akhirnya menjadi jenis sabun kita sekarang.
Tentu saja saponin bisa membersihkan tubuh dan rambut lebih baik
daripada lumpur sendiri. Pantes aja kalau di film-film kuno, mereka
mandinya pake bunga ya, soalnya gak ada sabun yang bisa bikin wangi..
Mereka akan membuat tanaman itu menjadi serbuk yang akan digunakan
sebagai sabun saat mandi. Tapi tetep aja, mandi bukanlah hal yang akan
dilakukan setiap hari kok! Jaman dulu mana ada air PAM kayak jaman
sekarang, mereka semua menggali air dari sumur, jadi tentu saja mandi
gak semudah kita sekarang ini..

Orang-orang di jaman itu mungkin akan mandi kurang lebih 5 hari
sekali, kemudian beberapa hari sekali akan keramas. Nah, kebayang gak
sih kalo seumur hidup ga pernah mandi, kira-kira tubuhnya kayak apa ya
harumnya?
Setelah manusia menemukan sabun, akhirnya mereka mulai menemukan banyak bahan kecantikan lainnya lho, kayak masker atau lipstik.

Wah ternyata gitu lho sobat! Baru tau ya kalau ternyata mandi aja
punya sejarah yang gak terduga kayak gini.. Tapi kalo dipikir-pikir lagi
ya memang bener sih, jaman dulu mana ada orang kepikiran pengen mandi
yah?
sumber : Hot time