Pendidikan dalam keluarga memiliki pengaruh besar pada anak-anak dan bahkan mungkin akan menentukan masa depan anak. Memasuki usia tertentu, seorang anak akan merasa penasaran dengan banyak hal. Saat dia menanyakan hal yang tidak dimengerti, jika orang tua memberikan jawaban yang tidak tepat, maka hal tersebut akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak ke depannya.
Salah satu hal yang seringkali ditanyakan oleh anak-anak adalah mengenai uang. Uang memang diperlukan dalam kehidupan setiap orang. Dalam proses pertumbuhannya, anak-anak akan membandingkan kondisi kehidupan mereka dengan orang lain. Walaupun itu adalah sesuatu yang normal, namun bagaimanakah seharusnya sikap orang tua yang tepat terhadap hal itu?
Beberapa anak akan bertanya kepada orang tuanya secara blak-blakan: "Ayah, ibu, apakah kita kaya? Berapa banyak uang yang kalian miliki?" Jawaban yang tidak tepat dari orang tua atas pertanyaan ini, akan membuat anak bertumbuh menjadi orang yang berkepribadian buruk.
Jika orang tua memberikan jawaban: "Kita memiliki uang dan itu akan menjadi milikmu nanti," maka akan membuat anak tidak tahu bagaimana berusaha menghasilkan uang sendiri. Mereka akan merasa bahwa bagaimanapun keadaan mereka nanti, orang tuanya tidak akan membiarkannya kesusahan dan dia akan selalu terbebas dari rintangan apapun yang dia hadapi.
Sedangkan jika orang tua memberikan jawaban: "Kita memiliki uang, tapi itu bukanlah milikmu," maka anak akan tahu bagaimana berusaha meningkatkan kemampuan diri dan bagaimana menghasilkan uang sendiri, serta mewujudkan ambisi mereka. Dengan begitu, mereka akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri.
Pada kenyataannya, banyak keluarga kaya yang terlalu memanjakan anak-anaknya sedari kecil. Tidak peduli apapun permintaan mereka, akan selalu dikabulkan bagaimanapun caranya. Hal ini tentu saja berdampak buruk bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Di sisi lain, banyak orang tua yang ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Bahkan, sebagian dari mereka telah merencanakan kehidupan anak-anaknya jauh sebelum anak-anaknya itu lahir. Sampai batas tertentu hal ini tentu tidak adil bagi anak-anak, karena anak-anak pun memiliki hak untuk menentukan kehidupannya masing-masing. Dengan membiarkan anak memilih jalan hidupnya sendiri, maka mereka akan lebih bahagia. Tugas orang tua dalam hal ini sebenarnya hanya memastikan bahwa anak-anaknya tetap berada di jalur yang positif dan tidak melakukan perbuatan negatif.

Sumber: babyvip