Beberapa pasangan yang baru menikah setidaknya akan menargetkan kapan waktu yang tepat untuk mempunyai momongan. Ada yang ingin langsung direncanakan secepatnya tapi ada yang ingin menunda dulu. Tapi bagaimana jika kita sudah merencanakan, buah hati tak kunjung datang juga?
Jangan panik dulu ya moms, banyak cara yang sekarang dapat dilakukan kok. Tentu saja harus selalu berdoa meminta kepada Tuhan juga berusaha. Jika dikehendaki, pasti doa moms dikabulkan. Nah, selain itu kalian bisa coba konsumsi buah parijoto. Buah apa ya itu? Pasti beberapa dari kalian belum pernah mendengar nama buah ini.
Buah yang punya rasa asam bercampur sepat ini tumbuh subur di daerah Jawa Tengah, khususnya di Kudus. Konon, buah ini warisan dari Sunan Muria dan punya manfaat untuk meningkatkan kesuburan. Jika kalian berziarah ke makam Sunan Muria, maka banyak pedangang di sana yang menjual buah ini dengan harga Rp 15.000 bahkan lebih.
Siapa sangka buah ini juga dijual secara online lho! Tapi harganya bisa tembus sampai Rp 70.000 untuk 5 batang besar. Setiap batang biasanya terdapat puluhan buah parijoto berukuran kecil, mirip kelengkeng atau buah anggur.  Menurut Ketua Paguyuban Masyarakat Pelindung Hutan Pegunungan Muria, buah ini dipercaya dapat membuat sang jabang bayi terlihat tampan atau cantik ketika dilahirkan.
Tanaman ini tumbuh di lereng pegunungan dengan ketinggian 800-2.300 meter di atas permukaan laut. Kabar baiknya, buah parijoto ini dapat dipanen setiap saat. Selain dapat meningkatkan kesuburan, parijoto juga dapat menyembuhkan sariawan, diare, dan kolestrol. Lalu kenapa buah ini dapat meningkatkan kesuburan pasangan? Karena buah ini mengandung kardenolin, saponin, dan flavonid yang merupakan sumber antioksidan. Juga warna ungu yang mencolok menunjukkan kandungan beta karoten yang kuat.
Bagi wanita, beta karoten dapat menjaga kualitas telur sedangkan bagi pria berperan memperbaiki kemampuan gerak sperma dan membuat bentuk sperma menjadi lebih baik. Menurut penelitian yang dilakukan pada beberapa negara, antioksidan dan beta karoten ini sangat terbukti pada 96 kehamilan. Selain konsumsi makanan yang mengandung kedua zat ini tetaplah jaga gaya hidup, tidur yang cukup, rutin berolahraga, berhubungan intim yang teratur, dan hindari stres.
Sumber : Nakita