Pernikahan menjadi momen besar bagi pasangan kekasih. Tak heran,
mereka melakukan banyak persiapan agar hari bahagia mereka berjalan
sempurna. Sayang, sebuah kejadian miris menimpa pasangan asal Thailand
ini.
Seorang pria bernama Boonyang Sawatdee berencana menikahi pacarnya,
Arunee Jaengkrachang. Keduanya ternyata telah berpacaran selama 6 tahun,
melansir Bangkok Post.

Pasangan ini berencana menikah di kampung halaman mempelai wanita di
Khao Din, Kabin Buri, Thailand. Sehari sebelum menikah, pasangan ini
bertemu orang tua mempelai wanita untuk melakukan persiapakan akhir.
Mereka menyiapkan segala keperluan pesta pernikahan. Saat itu, Boonyang
tampak biasa saja dan tak terlihat mencurigakan.
Namun, pada saat hari pernikahan tiba, hal tak terduga pun terjadi.
Pria berusia 26 tahun ini tak datang, bahkan hingga pada waktu yang
sudah dijadwalkan.

Tak hanya itu, semua keluarga Boonyang juga tak menampakkan diri di
acara pernikahan tersebut. Tentu saja kejadian ini membuat keluarga
Arunee curiga. Sadar Boonyang datang terlambat, pihak keluarga Arunee
mencoba menghubunginya.
Akhirnya, pria tersebut menjawab teleponnya. Boonyang mengaku
kondisinya baik-baik saja. Tapi, ia tiba-tiba mengatakan bahwa ingin
menunda pernikahannya beberapa jam.
Boonyang mengatakan ia tak bisa datang tepat waktu. Tak punya pilihan
lain, Arunee pun mengumumkan bahwa pernikahannya akan dimundurkan dari
pukul 6 menjadi pukul 9 pagi.

Tapi, beberapa jam terlewat, Boonyang dan keluarganya tak datang
juga. Perempuan berusia 24 ini emosi dan berusaha kembali menelepon sang
kekasih, tapi tak juga dijawab. Akhirnya, Arunee dan keluarganya pergi
ke rumah Boonyang untuk meminta penjelasan.
Sayangnya, saat sampai di sana, tak ada siapa pun di rumah dan ternyata keluarga Boonyang sudah pergi.
Belakangan, Arunee mengetahui bahwa Boonyang tak bisa membayar uang
mahar. Padahal, sebelumnya, keluarga mereka sudah sepakat bahwa Boonyang
akan membayar mahar sebesar 200 ribu Bath (Rp81 juta) tunai dan emas
seberat 5 Bath.

Masih belum diketahui apakah Boonyang tak berani memberi tahu bahwa
ia tak bisa membayar. Tapi, mungkin juga pria itu sudah berusaha tapi
gagal mengumpulkan uang.
Sayangnya, keluarga Arunee tak peduli dan mereka mau pria tersebut
tetap membayar. Mereka telah mengeluarkan lebih dari 100 ribu Bath
untuk acara pernikahan. Tak hanya itu, Arunee juga masih berhutang pihak
catering sebesar 22 ribu Bath.

Akibatnya, keluarga Arunee melaporkan kejadian ini pada pihak
berwajib dan sudah menyewa pengacara. Mereka ingin meminta
pertanggungjawaban Boonyang.
Setelah tahu bahwa calon suaminya pergi, Arunee pun mengatakan pada
para tamu bahwa pernikahannya dibatalkan. Perempuan tersebut mulai
menangis hingga hampir pingsan. Ia sangat malu atas pernikahannya yang
gagal hingga membuatnya keluar dari pekerjaannya hari itu juga.
Sumber: Tribun