Tahukah kamu, jika bayi sangat rentan terhadap refluks asam atau penyakit asam lambung?
Tentu kalian juga tahu jika bayi yang baru lahir tidak boleh diperkenalkan dengan makanan apapun selain ASI.
ASI ekslusif diberikan kepada si kecil sampai ia berusia 6 bulan.
Setelah 6 bulan, kamu tetap harus memberikan ASI ditambah dengan makanan pendamping.
Pemberian ASI bisa berlanjut sampai si kecil memasuki usia dua tahun.
Ketika bayi mendapatkan ASI secara eksklusif, ASI merupakan satu-satunya sumber nutrisi bagi bayi.
ASI mengandung kebaikan semua makanan yang dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui.
Sehingga, efek samping dari makanan yang dikonsumsi sang ibu juga akan berakhir pada ASI.

Nah, sebagai seorang ibu tentu kamu harus mengetahui gejala-gejala penyakit asam lambung yang sering dialami oleh bayi.
Melansir dari Boldsky, telah dirangkum beberapa gejala yang mengindikasikan jika si kecil sedang terkena asam lambung.
Apa aja gejalanya? Langsung simak di sini ya!
1. Muntah
Jika bayi yang disusui menderita asam lambung, salah satu gejala pertama yang harus kamu perhatikan adalah muntah berulang kali.
Dalam kasus ini, gejala muntah yang ditunjukkan berbeda dari biasanya seperti yang terlihat pada bayi yang baru lahir dan sehat.
2. Batuk
Jika si kecil batuk secara terus menerus, bisa jadi ini adalah gejala lain dari adanya asam lambung pada bayi.
3. Masalah makan
Jika bayi sedang terkena asam lambung, bayi akan menolak untuk menerima makanan.
Jika bayi mendapat ASI secara ekslusif, dia akan menolak untuk disusui.
Hal ini bisa ditandai dengan seringnya bayi tersedak.
Nah, lebih hati-hati lagi ya dalam mengawasi si kecil.


Sumber: grid.id