Pernah dengar suntik putih? Kamu tertarik buat mengikuti prosedur ini? Nah sebelum kamu memutuskan untuk suntik putih, ada baiknya kamu tahu terlebih dahulu apa sih itu suntik putih, apa efeknya pada kulit, bahan apa saja yang digunakan dan yang paling penting, aman atau tidaknya tindakan ini.
Yuk simak penjelasan calon dokter muda Clarin Hayes berikut ini.

Apa itu suntik putih? Suntik putih adalah kombinasi dari larutan vitamin C dan bahan-bahan lainnya, seperti glutathione atau kolagen. Larutan ini cenderung tidak berwarna hingga sedikit berwarna kekuningan. Selama prosedur ini, larutan vitamin C akan disuntikkan secara lambat (sekitar 5 menit) ke dalam pembuluh darah di lipatan lengan atau punggung tangan.

Suntik putih juga dibedakan menurut larutannya. Ada suntik putih yang hanya dengan vitamin C atau hanya gluthatione saja. Perbedaan dua bahan ini adalah vitamin c mencegah pembentukan pigmen di kulit. Sedangkan gluthation itu mengubah pigmen dari gelap ke terang (disebut eumelanin ke pheomelanin).
Perbedaan lainnya adalah vitamin C tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Suplay vitamin c berasal dari luar seperti makan buah yang mengandung vitamin c, vitamin tablet dan juga suntik. Lalu gluthation diproduksi tubuh, jadi injeksi glutathione sebenarnya bertujuan untuk menambah unsur yang sudah ada di dalam tubuh.

Suntik putih bisa dilakukan oleh pria maupun wanita, tapi trendnya lebih menjangkiti wanita ya. Usia minimal suntik putih adalah 17 tahun. Asalasannya karena fungsi ginjal manusia di bawah 17 tahun itu masih belum optimal. Saat kamu suntik putih, kerja ginjal akan lebih berat.
Hal ini berhubungan dengan konsumsi vitamin c. tubuh hanya membutuhkan sekitar 60 mg per harinya. Sedangkan dosis suntik vitamin C berkisar 1000 - 2000 mg. Dosis terlampau besar inilah yang memperberat kerja ginjal. Maka disarankan untuk minum banyak air putih setelah menjalani suntik putih.
Tidak hanya vitamin c, glutathione juga punya efek samping yaitu tubuh jadi malas memproduksi gluthation alami karena menerima terlalu banyak suplay dari luar. Hal inilah yang menyebabkan tubuh jadi ketergantungan suntik glutathione.
Perlu diperhatikan, sebelum menyuntikkan serumnya, kamu harus menjalani skin prick test. Ini adalah tes apakah kamu punya alergi terhadap bahan suntik tadi. Setelah itu kamu harus menunggu selama 10 - 15 menit. Jika ada bintik kemerahan di area yang di tes suntik. Berarti kamu tidak boleh melakukan suntik putih.
Bila tidak terjadi apa-apa berarti kamu cocok dengan vitamin C atau glutathione. Untuk hasilnya, setiap klinik berbeda-beda. Suntik glutathione memerlukan 6 - 7 kali suntikan supaya hasilnya terlihat. Sedangkan vitamin C memelukan sekitar 10 kali suntik, seminggu sekali datang ke klinik.

Hasilnya akan bertahap tidak bisa sekali suntik dan kulit kamu langsung putih. Kamu malah harus curiga bila hasilnya instant. Lakukan suntik putih di klinik yang terpercaya, ada dokter kecantikan resmi dan klinik yang terdaftar. Ingat hanya dokter kecantikan yang tersertifikasi yang boleh melakukan prosedur ini. Carilah info di klinik di website resmi.
Disarankan untuk tidak membeli serum suntik putih di online shop atau menyuntik sendiri. Ada kemungkinan terjadi kesalahan yang berdampak pada kesehatan tubuh. Sama halnya dengan pergi ke orang yang mengaku-ngaku bisa suntik putih. Pada dasarnya, lebih baik mahal sedikit tapi keamanannya terjamin daripada harus mengorbankan kesehatan supaya murah.
Jadilah bijak ya Girls.

Sumber: YouTube