Hampir seluruh tempat wisata memiliki aturan dan larangan tersendiri
terhadap pengunjung. Mulai dari peraturan umum, seperti jangan membuang
sampah sembarangan, hingga peraturan khusus yang berkaitan dengan norma
adat dan hal supranatural. Seperti hal tak sopan lain yang bisa membuat
"penunggu" tempat tersebut marah.
Sayangnya, beberapa orang lupa, bahkan menghiraukan hal tersebut.
Akhirnya, berujung pada kejadian spiritual kerasukan, seperti 5 kasus di
bawah ini.
1. Candi Borobudur, Yogyakarta

Pada 4 Mei 2016, puluhan siswa asal Tangerang mengalami kesurupan
masal di sebuah hotel kawasan Umbulharjo, Yogyakarta. Alasannya diduga
karena salah satu siswa tidak sengaja menggeser batu di Candi Borobudur
dan tidak mengembalikannya ke tempat asal.
Kasus tersebut akhirnya mereda, setelah siswa bersangkutan diantar
kembali ke Borobudur pada pukul 01.00 dini hari untuk membenarkan letak
batu. Manajemen Borobudur menyatakan hal di luar nalar manusia sering
terjadi di sana, salah satunya kesurupan. Sehingga pengunjung diimbau
untuk menjaga sikap selama berwisata ke Borobudur.
2. Lereng Hijau Gunung Bulu Dua

Lereng Hijau Gunung Bulu Dua berlokasi di Kecamatan Mario Riwawo,
Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Kawasan ini memang ramai dikunjungi
terutama saat musim liburan tiba.
Karena lokasinya yang berada di lereng gunung, tempat ini juga
dikaitkan dengan cerita "penunggu" gunung. Para pengunjung diminta
waspada dan menjaga diri agar tak diganggu.
Salah seorang pengunjung pernah bercerita, ia pernah kesurupan dan
berteriak ke arah wisatawan lain saat liburan ke sana. Keadaan baru bisa
ditenangkan dengan bantuan tokoh agama setempat.
3. Pantai Indrayanti

Pada 21 April 2017 lalu,tujuh orang siswa SMAN 1 Ciseeng Kabupaten
Bogor, Jawa Barat, mengalami kesurupan setelah pulang dari Pantai
Indrayanti, Kabupaten Gunung Kidul. Malam harinya saat akan kembali ke
penginapan, tujuh siswa tersebut berteriak histeris minta agar kerang
dan pasir yang dibawa siswa tersebut dikembalikan ke pantai.
Sejumlah guru pendampin dan warga akhirnya memanggil juru kunci
Pantai Indrayanti Gunung Kidul untuk datang ke lokasi. Akhirnya, tujuh
siswa tersebut berhasil disadarkan.
4. Lubang Buaya

Lubang buaya adalah salah satu tempat bersejarah dari peristiwa G30S
PKI di kawasan Pondok Gede, Jakarta. Salah satu warga setempat bercerita
pernah ada sejumlah turis luar negeri yang sedang berfoto di dekat
sumur. Tiba-tiba salah satu dari mereka tertawa lalu menyanyikan lagu
genjer-genjer.
Setelah keadaannya berhasil dikendalikan, terungkap kalau tadinya
bule tersebut sedang mengejek keadaan lubang buaya yang dianggap jelek.
Ia juga sempat berkata kasar soal pahlawan yang gugur.
5. Coban Rondo, Malang, Jawa Timur

Air terjun setinggi 85 meter ini terletak di desa Pandesari,
Kecamatan Pujon, Malang, Jawa Timur. Keindahan alalamnya yang asri
ternyata menyimpan misteri. Kalau tak ingin diganggu "penunggu" di sana,
pengunjung diharapkan tidak bicara kotor, buang air, dan buang sampah
sembarangan, serta bertindak kasar terhadap monyet di sekitaran air
terjun.
Suatu ketika pernah digelar acara kampus di Coban Rondo. Sayangnya,
ada beberapa mahasiswa yang tak menghiraukan peraturan tersebut. Mereka
tetap buang air sembarangan dan bicara kotor satu sama lain. Tak lama,
beberapa orang mulai kerasukan makhluk halus dan panitia langsung
mengambil tindakan ruqyah.
Selain lima kasus di atas, pasti ada banyak hal serupa yang terjadi
di tempat wisata tapi belum terekspos. Hal tersebut mungkin tidak bisa
ditangkap nalar manusia, tapi ternyata benar terjadi di dunia nyata.
Ada baiknya kita sebagai tamu lebih bertanggung jawab dan menjaga
sikap saat datang ke tempat asing. Tujuannya untuk menjaga keharmonisan
antara manusia dan makhluk astral yang hidup berdampingan.
Sumber: IDN Times