Banyak sekali mitos-mitos tentang organ intim wanita yang bertebaran di masyarakat. Yang katanya labia perempuan harus berbentuk seperti ini, seperti itu sampai soal selaput dara. Mitos ini kadang juga mengundang perdebatan di antara perempuan juga.
Nah sebelum kamu salah kaprah dan terlanjur percaya mitos yang tidak benar, kamu harus simak mitos tentang vagina berikut ini.
1. Mitos, secara alami vagina berbau tidak sedap

Vagina memang memiliki bau yang alami tergantung siklus haid, aktivitas seperti berhubungan seksual atau olahraga. Namun kalau baunya mulai tidak sedap, bisa jadi kamu terinfeksi bakteri vaginosis. Gejalanya berupa keputihan tidak normal. Kalau baunya makin amis, kamu wajib waspada dengan penyakit menular seksual.
2. Mitos, vagina selalu sama sepanjang hidup wanita
Seiring berjalannya waktu, vagina kamu pasti berubah. Masa pubertas akan membuat bagian-bagian vagina membesar dan mengencang. Kalau kamu aktif berhubungan seksual, jelaslah vagina kamu akan berubah. Jadi jangan percaya mitos yang menganggap vagina akan selalu sama.
3. Mitos, labia harus terlihat spesifik
Labia atau bisa disebut bibir vagina setiap wanita berbeda-bisa. Ada wanita yang punya labia lebih lebar ada juga yang biasa. Tindakan operasi pemotongan labia biasanya diperlukan jika ingin membuat labia terlihat lebih kecil.
4. Mitos, ada keputihan, berarti vaginamu bermasalah

Keputihan adalah hal normal. Vagina memproduksi cairan licin yang bertujuan sebagai pelumas. Keputihan yang jadi masalah adalah kalau berbau, gatal, berwarna tidak putih, misal coklat, hijau dan berair. Kalau sudah begini, kamu wajib periksa ke dokter. Tapi kalau keputihan mu seperti putih telur, tidak gatal dan tidak berbau, wajar kok.
5. Mitos, berdarah setelah berhubungan intim
Sayangnya masih banyak yang percaya kalau keperawanan seseorang ditentukan dari selaput dara yang masih utuh. Bila selaput dara itu sudah robek, maka ia sudah tidak perawan. Namanya juga mitos, belum tentu benar. Selaput dara bisa sobek karena banyak hal. Bisa karena olahraga, terjatuh dan bersepeda. Ada wanita yang tidak berdarah saat hubungan intim pertama kali. Ada wanita yang lahir tanpa selaput dara. Jadi mulai sekarang jangan menilai keperawanan dari selaput dara ya.

Sumber: Beautynesia