Puting lecet ibu menyusui sering terjadi pada ibu muda yang baru pertama kali menyusui. 
Hal ini bisa disebabkan karena posisi menyusui yang salah, tidak sempurnanya pelekatan antara mulut bayi dengan puting ibu atau saat bayi mulai tumbuh gigi.Pada saat tumbuh gigi biasanya bayi akan menggigit-gigit puting sehingga menyebabkan luka atau lecet.
Namun hal tersebut jangan sampai menghalangi ibu memberikan ASI eksklusif untuk Si Kecil.
Alasan penting memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada Si Kecil bukan hanya memenuhi kebutuhannya, tetapi juga agar dapat terjalin ikatan batin antara ibu dan bayi.
Bayi akan merasa lebih dekat dengan ibu, saat ia langsung menyusu di payudara ibu.
ASI memiliki kandungan antibodi alami untuk melawan penyakit sehingga menurunkan risiko kematian bayi mendadak di tahun pertama kehidupannya.
Bukan hanya itu, ASI juga menghindarkan bayi dari masalah kurang gizi, kurang vitamin, dan mengurangi risiko kencing manis.
Si Kecil juga terhindar dari risiko kegemukan, penyakit asma, diabetes, kolesterol tinggi dan leukemia.
Menurut beberapa pakar kesehatan, manfaat ASI tidak hanya dapat dinikmati oleh bayi, tetapi juga oleh ibu.
Antara lain, membantu menurunkan risiko kanker payudara, diabetes, penyakit jantung, osteoporosis, dan kanker ovarium.
Melihat banyaknya manfaat, tak ada alasan lagi untuk ibu tidak memberikan ASI.

Dukungan dari orang terdekat terutama sang ayah bisa membantu ibu lebih semangat menyusui dan mengalihkan rasa sakit.
Ada beberapa hal yang perlu ayah lakukan untuk membantu meringankan tugas Moms saat menyusui:
  • Membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga
  • Ikut terlibat mengurus bayi
  • Bergantian menjaga bayi
Saat menyusui, ibu akan kehilangan fokus akan hal-hal lain.
Ibu dan Ayah bisa bekerja sama dalam hal ini.
Hal-hal kecil seperti membersihkan kamar agar jadi lebih nyaman akan membuat menyusui semakin lancar.
Ayah juga sebaiknya membantu meringankan pekerjaan rumah tangga.
Ibu juga perlu mengatakan apa yang dibutuhkan.
Jangan sungkan jika merasa kesulitan saat menyusui.
Waktu ibu mungkin banyak dihabiskan dengan menyusui, memandikan dan perawatan lain.

Ayah bisa ikut mengurus bayi dengan cara mengajaknya bermain dan menjaganya.
Tak hanya membantu ibu, mengurus bayi juga sangat baik untuk meningkatkan ikatan batin antara ayah dan Si Kecil.
Salah satu hal yang cukup berat saat mengasuh bayi adalah saat terbangun di tengah malam.
Ayah bisa membantu dengan ikut menenangkan bayi yang terbangun.
Hal ini akan membuat ibu beristirahat lebih lama.
Istirahat yang cukup juga akan membantu produksi ASI.
Ayah dan ibu juga perlu membuat sebuah tujuan dalam menyusui.
Misalnya, ingin memberikan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan atau selama 1 tahun.
Ibu perlu memikirkan faktor apa yang dapat menghambat tujuan tersebut.
Ayah juga harus mengetahui hal ini agar ia dapat menentukan dan membantu ibu untuk mencapai tujuan tersebut.
Menyiapkan dari jauh-jauh hari mengenai hal ini sangat penting.
Jangan sampai masalah yang ibu temui saat menyusui menurunkan semangat mencapai tujuan tersebut.
Memang terasa berat saat puting terasa lecet apalagi bila memang sudah parah mengakibatkan infeksi.
Namun biasanya masalah puting lecet tidak berlangsung lama, Moms hanya perlu beristirahat dan berkonsultasi dengan dokter.
Untuk memulihkan kondisi puting lecet, ibu bisa menggunakan botol untuk pemberian ASI selama proses penyembuhan.


Sumber: Nakita.grid.id