Hampir setiap orang pernah berada dalam kondisi di mana teman,
saudara, atau kolega meminta dipinjami uang. Menghadapi situasi tersebut
terkadang kita bingung bagaimana cara menolaknya, karena tak bisa
dipungkiri bahwa saat kita akan meminjamkan uang kepada mereka, akan ada
perasaan takut kelak uang kita tidak dikembalikan. Lalu, bagaimana cara
yang paling tepat untuk menolaknya? Berikut ini ada 3 cara ampuh untuk
menolak permintaan tersebut!

1. Uang tidak bisa dicairkan, sehingga tidak bisa dipinjamkan

Pada suatu kesempatan, seorang rekanku ingin meminjam uang dariku
sebesar 100 juta rupiah. Kebetulan saat itu aku memang memiliki uang
yang tidak akan kugunakan. Namun, aku tahu bahwa rekanku itu senang
berjudi dan uang yang selama ini dia pinjam ke rekanku yang lain pun
belum dia kembalikan. Jadi, walaupun hubunganku dengannya cukup baik,
aku tetap memutuskan untuk menolaknya.
Jadi aku pun menolaknya dengan alasan semua uangku sudah kubelikan
saham dan saham itu sekarang sedang ditangguhkan, sehingga tak ada ada
cara bagiku untuk menjualnya. Ternyata cara ini sangat efektif karena
dia tak mengatakan apa-apa lagi dan langsung pergi.
2. Uang disimpan di bank dan tidak bisa diambil sembarang waktu

Selain alasan saham, aku juga pernah menggunakan alasan lain yaitu telah menyimpan uang tersebut di bank.
Aku mengatakan bahwa aku baru menyerahkan semua uangku kepada istriku
dan istriku kemudian langsung menyimpannya di bank dalam bentuk
simpanan yang memiliki pengembalian besar dan karena itulah uang
tersebut tidak bisa dicairkan sembarang waktu, namun hanya bisa
dicairkan pada tanggal jatuh tempo.
3. Uang yang akan digunakan dengan segera

Cara ketiga yang pernah aku gunakan adalah dengan mengatakan akan menggunakan uang tersebut segera.
Saat seorang rekan ingin meminjam uang dariku, aku mengatakan bahwa
aku memang memiliki uang, namun sebagian uang tersebut akan dibayarkan
untuk cicilan rumah sedangkan sisanya akan digunakan minggu depan untuk
mendaftarkan anakku ke tempat kursus. Aku juga menambahkan bahwa uang
yang akan aku gunakan minggu depan itu bisa aku pinjamkan padanya, namun
jumlahnya pun memang terbatas dan harus dikembalikan segera. Akhirnya,
karena merasa segan, rekanku itu pun membatalkan niatnya dan malah
bilang terima kasih kepadaku karena bersedia meminjamkan di saat aku
sendiri membutuhkan.
Sumber: Looker