Persalinan bukanlah suatu prosedur yang sulit dilakukan dan sudah
biasa ditangani oleh dokter manapun, karena itu sangatlah tidak masuk
akal bila hal teledor seperti ini bisa terjadi!
Amy Bright, seorang wanita usia 41 tahun dari Florida adalah ibu dari
6 anak. Pada tahun 2003, ia melahirkan di putra bungsunya rumah sakit.
Siapa sangka setelah 2 bulan, ia merasakan nyeri punggung yang
mengganggu dan tak tanggung-tanggung, rasa sakit tersebut berlangsung
selama 10 tahun.
Akhirnya tahun lalu, CT scan menunjukkan ada jarum sepanjang 3 cm menancap di tulang belakangnya.

Ketika Amy melahirkan putra bungsunya melalui operasi caesar,
anestesi epidural dilakukan selama operasi, jarum itu pun tertinggal di
tubuhnya pada saat itu. Akibatnya, fungsi saraf, paha kiri, dan kakinya
pun terganggu. Selama bertahun-tahun, dia telah mengunjungi dokter
beberapa kali, diberi penghilang rasa sakit dan pelemas otot, tetapi
tidak ada yang berhasil.

Amy mengatakan, "Pinggang saya rasanya seperti terbakar,
kadang-kadang menyebabkan paha kiri saya juga sakit sampai menyebar ke
kaki saya."
Pengacara Amy pun mengklaim bahwa rumah sakit tahu kalau jarumnya
patah, tapi tidak mengambil tindakan apapun. Jika jarumnya dikeluarkan
lebih awal, maka kerusakannya akan jauh lebih sedikit. Jika jarumnya
dioperasi dan dikeluarkan sekarang, Amy akan menjadi lumpuh. Jika tidak
dikeluarkan, hasilnya akan sama.
"Saya sangat marah, dan sangat takut. Saya mungkin harus duduk di kursi roda, saya tidak tahu saya akan jadi apa nantinya."

Amy tidak memberitahukan hal penting ini kepada anak-anaknya karena
tidak ingin membuat mereka khawatir, terutama anak bungsunya, Jacob.
Dikabarkan, Amy akan segera mengajukan gugatan terhadap rumah sakit,
menuduh mereka melakukan penipuan dan penyimpangan, belum diketahui
berapa banyak kompensasi yang akan dia minta.
Sejak tahun 2005, sedikitnya ada 14 tuntutan hukum terhadap rumah
sakit ini dan setidaknya ada tiga korban yang menerima lebih dari 1 juta
dolar US (sekitar 13,7 miliar Rupiah) sebagai kompensasi.
Kok bisa yah seorang dokter sampai teledor begitu? Tidak ada alasan
dokter juga manusia. Jika berhubungan dengan keselamatan pasien, tidak
boleh salah, itu saja. Semoga pihak dokter dan rumah sakit bertanggung
jawab atas keteledoran ini dan ibu Amy mendapat keadilan!

Yuk SHARE berita penting ini ke teman-temanmu!
Sumber: bomb