Di kota besar banyak ambulance yang membawa pasien terjebak macet di
jalanan. Kalau sudah begitu, ya nyawa pasien lah jadi taruhannya.

Berangkat dari rasa kepedulian terhadap pasien, kumpulan pemuda
berinisiatif membantu dan mengawal ambulance di jalanan. Mereka
tergabung dalam komunitas Indonesia Escorting Ambulance (IEA) Korwil
Yogyakarta. Para anggota biasanya akan stand by di Jalan Solo dan Jalan
Monjali Jogja. Mereka akan siap memberikan pelayanan gratis demi
membantu menyelamatkan pasien.

Mereka akan mengawal ambulance dan membuka jalan agar ambulance bisa lancar dan tidak terhambat macet.

Koordinator IEA Korwil Yogyakarta bercerita hal yang paling berkesan
adalah ketika mereka mengawal pasien yang gagal nafas dan berhasil
sampai di rumah sakit lalu di bawa ke UGD diberi alat pacu dan akhirnya
selamat.

Walaupun IEA awalnya ditentang, tapi setelah mendapat izin dari Polda
akhirnya mereka bisa beroperasi dengan lancar. Mereka juga telah
bekerja sama dengan beberapa rumah sakit dan penyedia ambulance gratis.


Tak jarang, mereka mengalami kesulitan jika macet yang sangat parah
dan susah untuk dikondisikan apalagi kendaraan beroda empat. Namun,
mereka menyarankan kepada seluruh pengguna jalan, jika memang ada
ambulance yang terjebak dalam kemacetan, maka tolonglah untuk mengurangi
kecepatan, bergeser ke kiri atau ke kanan, dan buka jalan tengah agar
ambulance tidak terjebak.
Sumber: Brilio Video