Banyak kisah pasangan yang sangat menyentuh hati beredar dimedia
sosial. Lewat postingan tersebut, kita bisa mengetahui apa arti cinta
yang sebenarnya.
Kisah ini baru saja viral dimedia sosial, banyak netizen yang dibuat
terharu dan tersentuh dengan kisah cinta keduanya. Pasangan yang berasal
dari Provinsi Sa Kaeo, Thailand ini membuktikan pada dunia bahwa masih
ada kasih sayang dan cinta yang tulus.

Seorang pria sekaligus suami ini rela mendedikasikan hidupnya untuk
sang istri. Diketahui istri pria tersebut mengalami kelumpuhan akibat
digigit ular tahun lalu. Hal ini membuat istrinya tidak bisa melakukan
berbagai aktivitas. Bahkan untuk bergerak saja pun tidak bisa.

Namun, di saat istrinya tak berdaya mengalami kesulitan seperti itu
ada sosok pendamping yang setia menemaninya. Ia tak meninggalkannya
serta setia dan terus mencintai sang istri seperti dulu.
Bukan hanya itu saja, pendampingnya itu juga rela melakukan apa saja
demi dirinya. Termasuk rela tidak makan sebelum dia makan terlebih
dahulu. Hebatnya ia mengatakan bahwa keduanya bersumpah menjalani hidup
bersama.

“Kami sebelumnya bersumpah untuk menjalani kehidupan ini
bersama-sama. Istri saya adalah orang yang paling penting dalam hidup
saya, dan saya tidak akan pernah meninggalkan dia, “kata pria yang tak
diketahui identitasnya itu.
“Saya mungkin tidak memiliki sebuah rumah yang indah atau mobil,
tapi saya mendedikasikan hati dan jiwa saya untuk istri saya. Saya tak
pernah mengingkari kata-kata saya ini,” lanjutnya.
Pasangan ini membuat banyak orang di sekitarnya merasa kasihan.
Terlebih pria itu tak bisa bekerja dan pergi jauh dari rumah karena
harus mengurus istrinya. Namun mereka beruntung karena setiap bulannya
mendapatkan subsidi baik dari tetangga maupun oranglain sebesar 700 Baht
atau sekitar Rp 270ribu.

Meski begitu, jumlah tersebut pun masih belum bisa memenuhi kebutuhan mereka berdua.
Tapi sepertinya Tuhan memiliki rencana indah di balik penderitaan
mereka. Semenjak kisah ini ditulis dan disebarkan ke media sosial hingga
menjadi viral, netizen di Thailand tergerak untuk berdonasi untuk
mereka.

Sumber: Erabaru