1. Gak boleh pakai pakaian dalam
Saat melahirkan gak hanya telanjang, tapi juga gak pakai pakaian dalam saat mengenakan baju daster di rumah sakit. Kenapa? Karena dokter gak akan bisa memulai proses persalinan, bayi pun tidak bisa keluar dengan lancar. Sebagai seorang ibu, pertimbangan pertama saat akan melahirkan adalah keselamatan sang bayi. Jadi, jangan merasa terhina atau menganggap dokter sebagai serigala yang menyeramkan! Semua itu hanya untuk melancarkan proses persalinan anda.

2. Leher rahim akan diperiksa secara langsung
Tujuannya adalah untuk memahami situasi leher rahim dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk memulai proses persalinan. Suster biasanya akan memasukkan jari tangannya ke dalam vagina si ibu hamil untuk mengukur bukaan pada vagina. Normalnya bukaan harus sebesar 10 cm baru bisa dilakukan proses persalinan. 
Suster juga akan memeriksa beberapa kali untuk mengetahui letak janin. Biasanya saat bukaan masih 2 sampai 3 jari banyak ibu hamil sudah memaksa untuk masuk ke ruang persalinan. Padahal seharusnya lebih nyaman berada di luar ruang persalinan, kan? Karena ada banyak anggota keluarga yang menemani.
3. Rambut kemaluan akan dicukur
Karena vagina harus bersih untuk memudahkan jalan keluarnya si bayi. Zaman dulu, seluruh rambut kemaluan harus dicukur habis, tapi sekarang dokter hanya mencukur setengah atau 1/3 bagian.
4. Kemungkinan dokter laki-laki yang akan menangani proses persalinan
Tapi sebenarnya dokter laki-laki juga bisa ada perasaan sungkan untuk melaksanakan proses persalinan. Karena saat proses melahirkan akan banyak darah yang keluar yang bahkan suami sendiri pun gak sanggup melihatnya. Mereka harus melihat darah setiap hari, tapi mereka juga lebih memiliki tenaga dibandingkan dokter wanita untuk menghadapi situasi tak terduga.
5. Anda akan diberikan cairan melalui anus
Ibu hamil sering mengalami masalah sembelit. Ini bisa terjadi karena rahim membesar dan menekan usus sehingga sulit buang air besar. Oleh karena itu, ibu hamil akan diberikan cairan lewat supaya bisa buang air besar dan melancarkan proses persalinan.
6. Bagian kemaluan akan digunting
Ketika bukaan sudah 10 cm, kalau tidak ada dokter yang membantu untuk melindungi bagian perineum (bagian bawah dari saluran panggul) wanita, bisa jadi bagian itu menjadi robek dan luka. Kalau pemotongan dilakukan secara tepat waktu, maka tidak akan terjadi luka.
7. Anda akan mengalami inkontinensia urine (kondisi dimana urin keluar tanpa terkontrol)
Ini dapat terjadi karena saat proses melahirkan, setelah di anestesi, otot di sekitar kandung kemih dan panggul melemah. Namun, menurut dokter ini adalah kondisi yang normal.
Yaampun, pengorbanan sang ibu besar sekali ya! Hayo, semuanya jangan lupa selalu berterimakasih pada ibunya ya!
Sumber: cerpen