Seperti sudah hal yang umum dan lumrah memberikan bedak dan minyak pada bayi seperti sehabis mandi atau di waktu-waktu tertentu. Bukan cuma agar bayi lebih harum loh, beberapa diantaranya juga percaya bahwa dengan memberikan minyak dan bedak pada bayi akan terhindar dari kulit ruam, gatal, juga hingga bisa menghangatkan tubuh bayi.
Namun, kenyataannya, bayi tidak selalu boleh menggunakan bedak dan minyak loh! Pasalnya, di daerah tropis bayi cenderung lebih sering berkeringat. Kalau tetap mengoleskan bedak di tubuhnya, akan terjadi persenyawaan antara bedak dengan keringat. Padahal, campuran keduanya merupakan media yang baik untuk berkembang biaknya kuman di permukaan kulit. Terutama di bagian tubuh tertutup macam lipatan leher, ketiak, atau selangkangan.
Selain itu, campuran air dan bedak akan menutup pori-pori kulit bayi yang sangat halus. Bahkan, bisa pula menyumbat pernapasan kulit dan saluran kelenjar keringat bila terlalu tebal. Masalah lain yang dapat timbul adalah menyebabkan lebih banyak keringat buntet dan ruam di permukaan kulit. Untuk membersihkan bayi, sebenarnya cukup gunakan air, lalu seka sampai benar-benar kering.
Cukup seperti itu, tanpa ditambah-tambahi dengan bedak atau minyak lainnya. Bedak hanya boleh dipakai untuk mencegah tergoresnya kulit kering. Akan tetapi kulit kering jarang terjadi di negeri tropis, mengingat udara yang cukup lembap dan kulit cenderung lebih basah. Berbeda dengan di negara empat musim yang mempunyai kelembapan udara lebih rendah. Bila tetap ingin memakaikan bedak, sebaiknya bubuhkan tipis-tipis di permukaan kulit.
Caranya, taburkan sedikit bedak di tangan, lalu oleskan tipis-tipis di bagian tubuh, terutama yang mudah tergores. Bahan minyak-minyakan, misalnya minyak telon dan minyak kayu putih, sering dibolehkan dengan alasan mencegah masuk angin dan menghangatkan tubuh bayi (terutama minyak kayu putih).
Padahal, bahan minyak-minyakan, terutama baby oil dan baby cream, lebih parah lagi dampaknya dalam hal menyumbat pori-pori kulit dan saluran kelenjar keringat. Oleh karena itu, sebaiknya produk minyak-minyakan itu tidak diborehkan pada kulit bayi. Selain menyumbat pori, bahan minyak-minyakan, seperti minyak telon dan minyak kayu putih, dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Akibatnya, sering kali kulit menjadi kering seperti terbakar dan bersisik (beruntusan). Kalau alasannya untuk menghangatkan tubuh, cukup kenakan baju hangat untuk bayi. Tidak kalah penting, dekaplah Si Kecil. Nah semoga bermanfaat ya Moms…

Sumber: Nakita