Meskipun membersihkan area kewanitaan sudah menjadi hal yang biasa
bagi wanita tapi caranya belum tentu sudah benar lho, bisa jadi malah
menimbulkan infeksi bakteri selama kehamilan. Menurut seorang dokter
begini lho cara yang benar..

Pertama-tama kita harus memahami kapan harus membersihkan. Badan kita
memiliki caranya tersendiri untuk membersihkan area intim, banyak
wanita yang berpikiran supaya area intim tetap bersih harus dibersihkan
dari waktu ke waktu dengan menggunakan sabun.

Menurut pendapat seorang dokter, vagina kita bisa membersihkan
dirinya sendiri secara alami karena memiliki tingkat keasaman yang
tinggi sehingga dapat membunuh jamur atau bakteri yang ada.
Bukan berarti kita tidak perlu membersihkan area intim kita, bukan,
hanya saja kita harus memperhatikan dulu caranya. Sebenarnya kita cukup
membersihkan bagian luarnya saja dengan menggunakan sabun dan air hangat
supaya debu, kotoran dan bau hilang, sedangkan bagian dalamnya biarkan
tubuh kita sendiri yang melakukannya.

Tidak lupa kita juga harus memastikan kalau tangan kita juga bersih,
kalau tangan kita juga kotor yang ada bukannya jadi bersih malah tambah
kotor deh.

Yang paling penting juga adalah saat mandi, bukan saja hanya
membersihkan badan tapi kita juga harus membersihkan area intim, jangan
sampai ada sisa-sisa kotoran atau sisa-sisa sabun yang masih menempel.
Dengan melakukan cara yang benar berarti kita sudah menjaga kebersihan
area intim kita, menjaga kebersihan area intim berarti juga menjaga
kesehatan tubuh kita.

Kalau vagina kita masih terasa sangat gatal atau terasa panas, lebih
baik segera pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan daripada kita
bersihkan terus menerus tapi masih terasa sangat gatal. Satu tambahan
kalau bau di area intim sudah terlalu menyengat cek ke dokter juga ya.

Sumber : howto