Suatu hari, Haru yang baru pulang sekolah berkata kepada neneknya
bahwa dia tidak enak badan. Neneknya pun segera menyuruhnya istirahat.
Ia kemudian menyiapkan makanan kesukaan Haru seperti kentang goreng dan
minuman bersoda.
Setelah orangtua Haru pulang, Haru masih saja merasa tidak enak
badan. Tapi kali ini keadaannya lebih parah. Badannya keringetan,
kelihatannya tidak baik. Tiba-tiba, Haru pingsan. Dipanggil tetap saja
tidak bangun. Hal ini mengagetkan orangtua dan nenek Haru. Mereka pun
segera menelepon ambulans.

Menurut pemeriksaan dokter, tingkat lipid darah Haru sangat tinggi. Yang lebih parahnya, Haru terkena penyakit jantung.
Mengapa anak umur 12 tahun juga bisa terkena penyakit jantung?

Dokter pun menemukan bahwa kebiasaan Haru sangat buruk. Setiap hari,
Haru selalu minum soda. Kebiasaan ini tidak dikontrol oleh orangtuanya.
Tidak disangka, inilah akibatnya.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum satu botol minuman
bersoda setiap hari memiliki 48% gampang menderita penyakit sindrom
metabolik. Orang yang menderita sindrom metabolik memiliki risiko
penyakit jantung lebih tinggi, selain itu tekanan darah, gula darah dan
lipid darah gampang meningkat.

Melihat Haru, dokter hanya bisa geleng geleng kepala. Menurutnya,
umur kecil juga bisa mendapat penyakit serius. Orangtua harus selalu
memperhatikan kebiasaan-kebiasaan anak.
Makanan apa saja yang tidak boleh dimakan oleh anak-anak:
Kafein

Banyak orang mencoba menahan kelelahan dengan minum kopi, tapi secara tidak sengaja kafein dapat membuat hati gelisah.
Makanan olahan

Makanan olahan mengandung bahan seperti pengawet, warna, dan rasa
buatan dapat mempengaruhi perilaku dan kemampuan kognitif otak.
Makanan mengandung asam lemak trans

Asupan lemak trans yang berlebihan tidak hanya meningkatkan
kolesterol "jahat" (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol "baik" (HDL),
namun juga dapat menyebabkan otak menyusut.
Makanan kandungan aluminium tinggi

Endapan aluminium yang berlebihan di jaringan otak dapat menyebabkan
kehilangan memori, keterbelakangan mental, kusam, dan penuaan.
Makanan yang membantu otak anak berkembang
Kacang

Kacang kaya akan lesitin dan fosfatidilserin, yang merupakan zat
penting yang dibutuhkan oleh sistem saraf untuk memperlambat penurunan
fungsi otak, menghambat agregasi trombosit, dan mencegah trombosis
serebral. Penelitian telah mengkonfirmasi bahwa konsumsi kacang secara
teratur dapat memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan daya ingat, dan
menunda penuaan.
Jagung
Kadar air asam glutamat yang tinggi pada jagung dapat membantu meningkatkan metabolisme sel otak.
Telur ayam

Aktivitas otak dan kekuatan ingatan sangat erat kaitannya dengan
kandungan asetilkolin di otak. Penelitian telah menunjukkan bahwa
keindahan makan telur ayam adalah: Bila lesitin yang terkandung dalam
kuning telur didekomposisi oleh enzim, enzim ini dapat menghasilkan
asetilkolin yang melimpah, dan akan segera mencapai jaringan otak dalam
darah, yang dapat meningkatkan daya ingat. Studi telah mengkonfirmasi
bahwa mengonsumsi 1 atau 2 butir telur sehari dapat memasok cukup kolin
ke tubuh untuk melindungi otak dan memperbaiki daya ingat.
Susu
Susu adalah produk nutrisi yang hampir sempurna. Susu kaya akan
protein, kalsium, dan asam amino yang diperlukan untuk otak. Kalsium
dalam susu paling mudah diserap oleh manusia dan merupakan zat penting
yang sangat diperlukan untuk metabolisme otak. Selain itu, susu juga
mengandung vitamin B1 dan unsur lainnya yang sangat bermanfaat bagi sel
saraf.
Stroberi

Cranberries, bilberry, lingonberries kaya akan vitamin C. Studi
tersebut menemukan bahwa jus bilberry dan stroberi adalah minuman yang
baik untuk meningkatkan daya ingat.
Semoga artikel ini bermanfaat yah! Jangan lupa untuk SHARE dan LIKE artikel ini kepada teman-temanmu.
Sumber: Toutiao