Beberapa waktu yang lalu, salah satu nelayan di Australia secara
tidak sengaja menangkap hiu berukuran 6,3m dengan berat mencapai 3,5
ton di pesisir pantai Portland. Ikan hiu ini memiliki ukuran yang begitu
besar karena ia merupakan hiu penjemur (basking shark) yang merupakan
ikan terbesar kedua setelah hiu paus.

Menurut berita, hiu penjemur belum pernah terlihat dalam 80 tahun
terakhir. Kemunculan kembali hiu penjemur termasuk langka sekaligus
memberi kesempatan bagi para ilmuwan untuk melakukan penelitian lebih
lanjut terhadap hiu jenis ini. Ketika ditarik ke dalam kapal oleh
nelayan, hiu penjemur ini sudah tewas, tetapi nelayan tidak mengambil
sirip ataupun daging dari hiu ini untuk dijual, melainkan diberikan
kepada museum sebagai spesimen untuk mendukung kegiatan penelitian dalam
jangka panjang.
Hiu ini memiliki nama hiu penjemur karena ia suka muncul di permukaan
dan berjemur di permukaan air yang hangat. Hiu ini muncul di permukaan
untuk makan plankton, ikan kecil, dan makhluk air invertebrata seperti
hydra, ubur-ubur, dan cumi-cumi. Biasa hiu penjemur akan muncul di
permukaan saat fajar dan senja hari. Setelahnya, hiu penjemur akan
berenang dan tinggal di kedalaman 1000m hingga berbulan-bulan lamanya.
Walaupun ukurannya yang besar, hiu penjemur juga sering melompat membawa
seluruh tubuhnya keluar dari air untuk mengusir parasit di tubuhnya.

Selain itu, hiu penjemur juga disebut sebagai hewan yang lembut jika
dibandingkan dengan hiu jenis lainnya, karena hiu penjemur tidak aktif
mengejar mangsa. Hiu penjemur tidak berbahaya bagi manusia walaupun
berada didekatnya. Maka dari itu, tidak perlu takut jika bertemu dengan
hiu penjemur manusia hanya perlu menghindar dari mulutnya yang besar
itu, karena mulutnya mampu melebar setengah bagian dari tubuhnya dan
memiliki gigi-gigi yang kecil dan tajam.

Hiu penjemur yang memiliki nama ilmiah Cetorhinus maximus ini
gerakannya cenderung lambat. Ketika berenang, hiu penjemur menggerakkan
tubuhnya dari sisi ke sisi, tidak mengandalkan ekor saja seperti
beberapa jenis hiu lainnya. Hiu penjemur juga termasuk filter feeder
yang berarti memiliki kemampuan adaptasi anatomi sebagai penyaring
makanan seperti plankton. Saat makan, hiu penjemur akan memperbesar
mulut sambil mengembangkan rahang/tulang saring insangnya. Selain
rahangnya yang mampu melebar, hiu penjemur juga memiliki insang yang
hampir sepanjang kepalanya. Mereka memiliki sirip ekor yang menyerupai
bulan sabit, berbeda dari semua jenis hiu yang ada. Moncong hiu penjemur
berbentuk kerucut dan berukuran besar. Hal unik lainnya dari hiu
penjemur adalah mereka memiliki hati yang sangat besar. Hati hiu
penjemur memiliki ukuran 25% dari berat tubuhnya.
Para peneliti juga mengatakan kalau hiu tidak melakukan hibernasi
ketika musim dingin dan tetap aktif sepanjang tahun. Saat musim dingin,
hiu penjemur akan menyelam lebih dalam dan makan plankton yang berada di
dasar laut. Hiu penjemur sering bermigrasi dan bisa ditemukan di
samudra perairan hangat di seluruh dunia. Mereka biasanya berenang
berkelompok, satu kelompok hanya terdapat 3-4 ekor hiu. Tapi, ada pula
yang mengatakan kalau hiu penjemur bisa berenang bersama 100 ekor
lainnya dalam satu kelompok. Berbeda dengan jenis hiu lainnya, apalagi
jenis hiu putih, hiu penjemur berenang sangat pelan. Ketika berenang,
kecepatan hiu penjemur hanya 3,7 km/jam. Hiu penjemur juga tidak mudah
terpancing oleh umpan biasa, dan tidak akan langsung kabur bersembunyi
dari perahu-perahu lain. Sekalipun hiu penjemur memiliki ukuran yang
sangat besar, tapi tidak juga lepas dari serangan predator, seperti hiu
pemburu, hiu harimau, dan paus pembunuh. Hiu penjemur juga sering
mendapat serangan dari hewan-hewan kecil lainnya, sehingga di tubuh
mereka akan banyak ditemukan bekas luka.

Proses kehamilan hiu penjemur berlangsung selama 1 tahun, ada pula
yang 2-3 tahun. Jumlah bayi yang akan dihasilkan juga tidak diketahui
secara pasti. Oleh karena itu sama seperti hiu jenis lainnya, keberadaan
mereka saat ini terancam punah karena tingkat reproduksi yang rendah
dan eksploitasi yang berlebihan. Hiu penjemur telah lama menjadi
kebutuhan masyarakat dunia sebagai sumber makanan, sirip hiu, dan minyak
hati ikan hiu. Banyaknya manfaat yang bisa didapat dari hiu penjemur
seperti berita baik bagi umat manusia, tapi merupakan berita buruk bagi
hiu. Sekarang ini sudah banyak yang mulai mengambil langkah dengan
mengadakan perlindungan untuk hiu penjemur. Semoga kita masih bisa
melihat hiu ini untuk waktu yang sangat lama ya…
Sumber: Happy