Memiliki anak bayi di rumah memang gampang-gampang susah ya bun?
Di satu sisi, hari-hari anda menjadi lebih berwarna dan lebih
menyenangkan dengan hadirnya buah hati dalam keluarga. Akan tetapi, di
sisi lain sebagai seorang isteri sekaligus ibu rumah tangga anda kerap
kali dibuat kerepotan saat harus mengurus bayi dan menjalankan tugas
anda mengurus rumah.
Dua kegiatan ini tentu tidak akan dapat dilakukan dengan mudah
seperti membalikan kedua telapak tangan. Ada cukup banyak tantangan yang
akan menghiasi perjuangan menjadi seorang ibu dan isteri yang baik.
Akan tetapi, berusaha keras dalam menjalankan dua peran ini adalah
hal luar biasa yang tidak semua orang dapat melakukannya dengan baik.
Meski berat dan melelahkan, hanya orang-orang yang memiliki mental kuat
yang mampu menjalankan tugas mulia ini.
Terus berusaha dan berjuang dalam menyeimbangkan tugas dan tanggung
jawab sebagai ibu dan isteri yang baik akan membuat anda perlahan
terbiasa dengan hal ini. Sehingga akhirnya, kedua hal ini akan dapat
dijalankan dengan baik dan tertata.
Permasalahan dari dua kegiatan ini hanyalah terletak pada waktu.
Untuk anda seorang ibu yang memiliki anak bayi di rumah dan memiliki
tanggung jawab besar dalam mengurusi rumah tangga, maka mungkin anda
harus mulai merancang segala kegiatan yang akan anda lakukan. Pada
intinya managemen waktu yang tepat akan menjadi kunci keberhasilan dari
peranan mulia ini.
Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk dapat mensiasati agar
kegiatan rumah tangga bisa dilakukan dan mengurusi si bayi bisa
dijalankan dengan baik adalah dengan memanfaatkan waktu pada saat si
kecil tertidur.
Anak bayi yang masih terbangun memang seringkali selalu ingin berada
dekat dengan ibunya. Ke manapun ibunya pergi dan beranjak mereka akan
cenderung membuntuti dari belakang. Tidak masalah memang pada saat si
kecil yang membuntuti di belakang tidak rewel atau tidak mendekati
sumber bahaya. Hanya saja, apabila anda sedang repot melakukan pekerjaan
lain, sementara si kecil rewel ingin digendong, maka mungkin kegiatan
yang sedang anda lakukan saat ini haruslah dihentikan sejenak dan
kembali bersama dengan si kecil.

Alhasil bila kondisi ini terus-terusan terjadi, maka mungkin
pekerjaan rumah tangga anda seperti mencuci, membersihkan rumah,
mengepel, menyetrika dan lain sebagainya tidak akan pernah selesai
dengan baik. Karena beranjak sedikit saja si kecil akan mulai merecoki
pekerjaan anda.
Nah, bila sudah begini maka mungkin anda harus mencari cara agar
bagaimana supaya si kecil bisa tetap tenang meskipun anda sedang
melakukan pekerjaan lainnya.
Salah satu hal yang dapat dilakukan agar anak-anak bisa tenang pada
saat anda beranjak jauh dari mereka untuk melakukan pekerjaan lain
adalah dengan menidurkan mereka. Akan tetapi anak-anak umumnya akan
lebih cenderung untuk selalu minta ditemani karena ingin menyusu atau
ingin digendong. Dan pada saat anda akan menidurkan mereka diranjang,
mereka malah terbangun dan kembali rewel minta ditemani. Hal ini mungkin
akan malah merepotkan anda dan membuat anda semakin sulit berada jauh
dari mereka.
Untuk itulah mungkin saat ini anda sudah harus mulai membiasakan atau
melatih si bayi agar bisa tidur tanpa menyusu atau minta digendong
setiap saat.
Akan tetapi pada saat melakukan hal ini, bunda harus ingat bahwa
proses ini bukanlah proses satu malam yang mana metode ini bisa bunda
dapatkan dengan cepat. Hal ini mungkin akan dapat berhasil setelah
beberapa bulan. Akan tetapi bila bunda berhasil melakukannya, maka akan
sangat membantu bunda dalam mengatur waktu dengan lebih baik. Sehingga
bunda bisa melakukan pekerjaan lainnya dengan lebih tenang.
1. Pisahkan Kegiatan Menyusu dengan Tidur
Hal pertama yang dapat
dilakukan adalah dengan membuat batasan antara kegiatan menyusu dengan
kegiatan tidur. Ketika bayi bangun untuk pertama kali, maka berikan
mereka ASI. Akan tetapi, bila ia masih terbangun karena lapar, maka
tetap berikan mereka ASI sampai mereka kenyang. Pada intinya adalah
jangan membiasakan memberi ASI sambil tidur.
Akan tetapi pada saat si bayi mulai menampakan tanda mengantuk.
Sebaiknya ajak bayi berjalan atau diayun daripada diberikan ASI hingga
mereka tertidur. Poin penting dari langkah kali ini adalah memberikan
pilihan pada bayi, selain menyusu, untuk bisa tidur kembali. Lakukan hal
ini dengan berulang.
Kami ingatkan untuk metode ini sebaiknya dilakukan pada bayi yang
berusia lebih besar. Jangan lakukan metode ini pada bayi yang baru lahir
atau saat dalam masa growth spurt. Sebab mereka akan membutuhka ASI
lebih banyak. Selain itu, anak-anak yang masih dalam tahapan masa
pertumbuhan atau bayi yang baru lahir akan cenderung menjadi lebih mudah
lapar. Untuk itu, langkah ini tidak diperkenankan diaplikasika pada
mereka.
Dengan demikian, saat bayi anda masih terlalu kecil, maka mungkin
anda harus memprioritaskan pekerjaan anda menjaga mereka dibandingkan
mengurus rumah. Pekerjaan ini bisa anda kesampingkan atau minta bantuan
orang lain yang anda percayai

2. Bantu Bayi Untuk Tidur Tanpa Digendong
Jika biasanya metode
menidurkan bayi yang paling efektif adalah dengan digendong dan di
tepuk-tepuk dengan menggunakan tangan. Hal ini mungkin terjadi karena
kebiasaan yang diterapkan orangtua. Sehingga demikian, bayi menjadi
lebih sulit tidur bila tidak digendong.
Untuk mengatasi cara ini anda bisa melakukannya dengan menidurkan
bayi dengan menggunakan cara lain. Seperti mengayun-ayunnya dalam ayunan
sampai bayi tertidur. Langkah yang satu ini mungkin akan cukup sulit
membuat si bayi tertidur dengan cepat, akan tetapi perlahan mereka akan
mulai terbiasa.
3 Memindahkan Bayi Separuh Tertidur Ke Ranjang
Langkah selanjutnya
adalah dengan menunggu si bayi tertidur di kursi saat anda
menggendongnya. Lalu, berdiri dan gendong si bayi dalam keadaan tidur
pulas. Bila si bayi terbangun, maka ayun kembali sampai ia kembali
tertidur. Setelah terlihat pulas, maka dengan perlahan rebahkan si bayi
dalam boks tidurnya.
Lakukan cara ini dengan perlahan, karena suara-suara ayunan
keranjangnya mungkin akan membangunkan mereka yang membuat ibu harus
kembali menggendong mereka dengan susah payah.
Setelah itu, lepaskan gendongan dan jangan lepaskan tangan anda dari
tubuhnya, tepuk-tepuk sebentar agar bayi kembali pulas. Lalu beranjaklah
dengan perlahan ambil ayunkan keranjang tidurnya agar ia tetap merasa
bahwa anda masih menggendongnya.
Lakukan cara ini dengan terus-menerus agar mereka terbiasa.
Lama-kelamaan bayi anda akan terbiasa dengan hal ini dan perlahan ia pun
akan menikmati tidur dalam ranjangnya.
Demikian beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menidurkan bayi dan
membantu tidur mereka agar tidak melulu haru menyusu dan minta
digendong. Sebab pada dasarnya, kegiatan ini malah akan membuat bayi
anda sulit berada jauh sedikit dari anda. Alhasil, pekerjaan rumah anda
akan semaki sulit untuk diselesaikan dengan cepat.
Semoga tips dan kiat-kiat di atas bisa bermanfaat dan membantu anda dalam menemuka solusi me-manage waktu anda di rumah.
Sumber: bidanku.com