Memiliki buah hati merupakan anugerah yang membahagiakan. Meski
demikian, banyak calon ibu yang merasa takut saat akan menghadapi proses
melahirkan. Ada beberapa tips melahirkan normal tanpa jahitan yang
dapat dilakukan.
Saat melahirkan normal, area perineum atau dinding yang berada di
antara vagina dan anus mampu meregang ketika bayi keluar. Meski
demikian, masih ada kemungkinan perineum robek.

Tidak semua perineum yang robek saat melahirkan membutuhkan jahitan
untuk pemulihan, mutlak diperlukan yang termasuk derajat 3 dan 4, tapi
ini sangat jarang terjadi. Sedangkan derajat 2 biasanya perlu jahitan,
bila tidak dijahit penyembuhan butuh waktu lebih lama, hanya saja ibu
merasa nyaman karena tidak perlu mengalami sakitnya dijahit.
Selain itu, tindakan menggunting perineum oleh dokter, yaitu episiotomi, juga umumnya perlu jahitan untuk menutupnya.
Kondisi yang berisiko mengalami perineum robek antara lain persalinan
yang pertama, kondisi lahir bayi yang tidak normal, berat bayi yang
besar, atau persalinan yang membutuhkan bantuan alat forcep.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan melahirkan normal tanpa jahitan, yaitu:
1. Menerapkan pola hidup sehat selama hamil
Dengan pola makan
sehat dan vitamin yang mencukupi, maka kulit dan jaringan tubuh lain
akan berfungsi optimal. Lengkapi dengan olahraga untuk ibu hamil
dan senam kegel untuk membangun tubuh yang kuat. Lakukan relaksasi untuk
mengurangi stres.
2. Melakukan pijat perineum
Gerakan memijat pada jaringan di
sekitar vagina akan membuatnya lebih fleksibel, sehingga dapat
memperbesar kemungkinan melahirkan normal tanpa jahitan. Pijat perineum
dapat dimulai ketika kehamilan berusia 34 minggu. Tips melahirkan normal
ini bisa dilakukan dua kali per minggu untuk hasil yang maksimal.

3. Memperhatikan posisi saat melahirkan
Posisi yang berbeda saat
melahirkan dapat menghasilkan tekanan yang berbeda pada perineum.
Beberapa gerakan yang dapat dilakukan antara lain berbaring dengan
posisi miring, duduk, atau berlutut dengan menaruh dua tangan ke arah
depan.
4. Menggunakan pelumas
Manfaatkan pelumas dengan bahan dasar minyak mineral yang dihangatkan untuk mengurangi gesekan dan mempermudah keluarnya bayi.
5. Menjaga perineum tetap hangat
Kondisi hangat akan membuat
aliran darah meningkatkan dan melemaskan otot sekitar perineum.
Tempatkan handuk atau kain hangat di sekitarnya. Jika memungkinkan,
minta seseorang untuk menekan bagian perineum dengan handuk hangat untuk
menjaganya tidak robek ketika kepala bayi mendorong keluar.
6. Mengatur pernapasan
Umumnya, dokter atau perawat akan
memberitahu kapan Anda harus mengejan. Ketika kepala bayi sudah mulai
tampak, maka calon ibu akan diminta berhenti mengejan dan mengambil
beberapa napas pendek yang dikeluarkan melalui mulut. Hal ini akan
membuat kepala bayi keluar dengan lembut dan perlahan, sehingga otot dan
kulit perineum dapat meregang tanpa robek. Lakukan sesuai saran mereka
agar dapat melahirkan normal tanpa jahitan.
Selain melakukan beberapa tips melahirkan normal di atas, Anda dapat
menanyakan lebih lanjut pada dokter. Minta informasi mengenai cara yang
dapat menghindari robek pada perineum atau tindakan episiotomi, agar
dapat melahirkan normal tanpa jahitan.
Semoga artikel ini bermanfaat ya buat Moms semua.
Sumber: Alodokter