Demi kebaikanmu dan calon bayi lucu nan menggemaskan dalam rahimmu.
Simak baik-baik, ya! Daftar di bawah ini mencakup hal-hal yang harus
Bunda ketahui saat hamil baik beberapa hal yang harus dihindari yang
paling dasar, mengacu pada pemahaman yang lebih baik mengenai risiko
yang dapat mempengaruhi ibu dan janin selama kehamilan.

1. Hindari Aktivitas yang Berlebih
Aktivitas yang berlebihan dapat menyebabkan Bunda menjadi depresi dan
tidak dapat memenuhi kondisi kesehatan Bunda untuk kehamilan normal.
Olahraga aktif seperti olahraga, berat badan dapat langsung mempengaruhi
rahim dan meningkatkan tingkat keguguran, terutama pada trisemester
pertama kehamilan.
Setiap aktivitas yang berlebih dapat meningkatkan risiko terjatuh
yang menyebabkan cedera. Pada kuartal terakhir kehamilan, saat perut ibu
bertambah besar, tubuh tidak fit dan Bunda tidak akan dapat
mengendalikan keseimbangan Bunda. Hal ini membuat risiko jatuh lebih
tinggi. Cedera langsung pada perut atau organ tubuh lainnya dapat
meningkatkan risiko operasi caesar sebelum kelahiran dan termasuk risiko
keguguran.
2. Hindari Perubahan Elevasi Mendadak
Bunda bisa bepergian dengan suami, teman atau saudara Bunda, tapi
pilihlah dataran dan hindari mendaki gunung atau pergi ke gunung yang
tinggi. Semakin tinggi tingkat oksigen di udara, semakin diencerkan
janin di perut tidak mendapatkan cukup oksigen sehingga menimbulkan
lebih banyak komplikasi pada kehamilan. Komplikasi ini juga termasuk
kelahiran prematur dan keguguran.
3. Hindari Sauna atau Mandi Di Bak Mandi Air Panas
Mandi air panas atau sauna bisa berbahaya bagi janin di perut Bunda
karena suhu tinggi meningkatkan risiko malformasi bawaan pada bayi
setelah lahir. Hal ini merupakan hal yang sering dilupakan Bunda, pada
ini adalah hal yang harus Bunda ketahui saat hamil.

4. Jangan Menyelam Terlalu Sering
Tidak selalu berenang baik untuk bunda dan anak dalam kandungan
bunda. Saat Bunda menyelam atau berenang dengan kedalaman tertentu,
gelembung udara bisa terbentuk dalam darah Bunda saat Bunda naik di atas
air. Ini berbahaya bagi Bunda dan bayi Bunda di perut.
5. Jangan Makan Makanan Mentah
Jangan pernah makan makanan atau minuman mentah termasuk sayuran
mentah. Bakteri dan larva cacing mungkin ada dalam makanan dan secara
langsung mempengaruhi sistem pencernaan Bunda. Meningkatnya risiko diare
selama kehamilan, diare merupakan risiko tertentu yang menyebabkan
cacat lahir pada janin.
6. Hindari Makanan Kotor
Makanan kotor adalah makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya
yang digunakan dalam akuakultur atau pelestarian. Bahan kimia ini
berbahaya bagi orang yang sehat dan berbahaya pada wanita hamil.
Beberapa makanan termasuk ke dalam makanan yang tidak baik untuk
wanita hamil adalah makanan yang dapat memberikan efek racun yang
memiliki tingkat keguguran yang sangat tinggi. Yang terbaik adalah makan
makanan buatan sendiri, atau membeli di supermarket besar dengan sumber
makanan yang jelas.

7. Hindari Aktivitas yang Dapat Menyebabkan Penyakit
Yang paling umum adalah pilek dan flu. Penyakit yang tampaknya
sederhana ini memberi janin risiko tertentu untuk cacat lahir. Bunda
mungkin tidak dapat minum obat sama sekali selama waktu ini, jadi
pencegahan adalah cara terbaik untuk meminimalkan risiko yang tak
terduga.
Selama kehamilan, ibu perlu tetap hangat di musim dingin (perhatikan
kepala dan leher), kenakan dingin di musim panas, kerap menyeka keringat
jika ada. Hindari semua area berisiko tinggi seperti rumah sakit, area
umum yang ramai. Hindari kontak langsung dengan orang-orang yang
menderita penyakit menular seperti pilek, flu, demam virus.
8. Hindari Meminum Obat Saat Sedang Hamil
Obat apapun bisa memiliki efek samping dan mempengaruhi kesehatan dan
perkembangan janin di rahim. Sama sekali tidak ada tindakan disipliner
yang diperlukan walaupun Bunda hanya memiliki penyakit ringan seperti
flu biasa, termasuk obat-obatan untuk pria, rokok, herbal, obat resep
yang aman untuk wanita hamil.
Jika Bunda sakit, yang terbaik adalah mengunjungi spesialis
kandungan. Bawa obat Bunda sesuai petunjuk dan ditunjukkan oleh dokter
Bunda bersamaan dengan pemeriksaan rutin.
9. Hindari Seks Jika Ada Kelainan Saat Hamil
Sebagian besar wanita dengan kehamilan sehat normal dapat melakukan
hubungan seks selama kehamilan dan hanya perlu berpantang sekitar
seminggu sebelum kelahiran. Namun, jika Bunda memiliki kuretase
prenatal, kehamilan ektopik, keguguran. Bunda harus berkonsultasi dengan
dokter tentang hubungan kehamilan.
Jika kehamilan Bunda tidak normal, Bunda merasa tertekan, terlalu
banyak bekerja, memiliki kelainan lain, Bunda harus berhenti berhubungan
seks, pergi ke dokter dan ikuti instruksi dari dokter.

10. Hindari Kerja Paksa Atau Over-Stress
Kehamilan adalah waktu yang tak terlupakan dan menyenangkan, tapi
juga memberi banyak tekanan pada wanita tersebut. Pekerjaan yang menekan
akan meningkatkan tekanan ini dan sangat parah dapat menyebabkan
depresi. Saat Bunda hamil, cobalah mengurangi tekanan pada pekerjaan.
Jika Bunda mengalami komplikasi atau kelainan, Bunda mungkin perlu
berhenti bekerja untuk jangka waktu tertentu untuk hamil.
Jangan terlalu khawatir, ekonomi mungkin penting tapi tidak dengan
sayangku. Bunda dapat terus mengembangkan karir Bunda dalam beberapa
tahun ke depan saat bayi Bunda mencapai usia sekolah.
11. Jangan Merokok
Asap tembakau meningkatkan risiko wanita hamil dan janin di dalam
rahim. Merokok dapat menyebabkan bayi Bunda mengalami cacat lahir atau
kondisi medis lainnya setelah lahir. Merokok juga bisa memicu rahim dan
merupakan salah satu penyebab ancaman kelahiran prematur. Ingat Bunda
tidak boleh merokok dan sebaiknya Bunda jangan terlalu dekat dengan
orang yang sedang merokok, karena perokok pasif dapat lebih berbahaya
bagi Bayi Bunda dan selalu ingat bahwa ini merupakan hal penting yang
harus Bunda ketahui saat hamil.
12. Jangan Meminum Alkohol
Alkohol akan membawa alkohol ke dalam darah sang ibu dan pergi ke
janin. Asupan alkohol yang berlebihan dapat mempengaruhi kemampuan
sistem saraf untuk berkembang di masa sekarang dan di masa depan.
Alkohol juga memiliki risiko lahir prematur dan keguguran.
Sumber : Hipwee