Dila adalah seorang gadis desa, ekonomi keluarganya tidak bagus,
orang tuanya sudah tua sehingga cepat lelah. Ketika orang tuanya berumur
40 tahun, ia baru lahir dan ketika ia masuk ke perguruan tinggi,
uangnya didapat dari pinjaman mahasiswa. Ketika libur musim panas tiba,
ia berencana mencari pekerjaan untuk mendapatkan lebih banyak uang. Ia
pun bekerja sebagai kuli semen.

Dila tidak berani memberitahu orang tuanya mengenai pekerjaan yang ia
lakukan ini, karena takut mereka khawatir. Setiap hari ia bekerja ikut
mobil semen yang pergi, dan ia juga yang mengangkat semen-semen itu.

Setiap hari melihatnya bersemangat, bercanda, dan tertawa,
benar-benar tidak seperti seorang gadis. Tapi, ada juga saat ketika ia
lemah.

Kemarin tiba-tiba orang tuanya menelpon, mereka menangis setelah
mengetahui pekerjaan yang dilakukannya ini. Entah dari mana orang tuanya
tahu pekerjaan anaknya ini.

Dila menghibur dan mengatakan kepada orang tuanya untuk tidak
khawatir. Setelah ia mematikan teleponnya, Dila pun tidak kuasa menahan
air matanya.
Meskipun lelah, tapi ia merasa cukup lega karena dalam sehari ia bisa
menghasilkan 450 ribu rupiah. Dengan begitu, uang tersebut bisa
digunakan untuk makan, dan jika ia bekerja selama 2 bulan maka uang yang
didapatkan akan lebih banyak lagi. Demi tujuan itu, Dila rela bersusah
payah dan terus semangat bekerja!

Sumber: BH