Dia adalah Jane, seorang murid sekolah tingkat menengah. Dia adalah murid yang pendiam dan tidak berteman dengan siapa pun di kelas. Ketika jam sekolah selesai, dia selalu pulang ke rumah dengan terburu-buru. Ternyata Jane buru-buru untuk menjemput June, anak kecil yang bersekolah di taman kanak-kanak. Ada rumor yang terdengar bahwa Jane menjadi ibu June sejak dia berusia 18 tahun.
Beberapa orang menyebut dia memiliki anak dari om-om yang berkencan dengannya. Hanya teman pria Jane yang mengerti dan memahaminya. Dia juga membantu Jane untuk mengajari June menggambar. Jane sangat menyayangi dan memperhatikan June. Setiap hari dia selalu merawat June dengan penuh kasih sayang dan melakukan semua aktifitas bersama.
Jane hanyalah seorang wanita biasa, dia tidak terlalu cantik, dia tidak terlalu memukau. Tetapi dia memiliki senyuman indah yang dia berikan kepada June. Membuat temannya berpikir bahwa Jane adalah seorang wanita yang paling cantik. Sampai suatu saat teman prianya bertanya sebuah pertanyaan yang mengusik hatinya kepada Jane.
“Jane, kenapa kamu tidak mengungkapkan kebenaran tentang June? Kamu tahu? Semua orang membicarakan dirimu di belakangmu.”
“Aku lebih memilih membiarkan mereka membicarakan tentangku daripada membicarakan tentang June”, jawab Jane.
Pengorbanan Jane sangat berarti bagi June. Siapa sangka semua pikiran dan tuduhan orang kepada dirinya selama ini salah. Karena kenyataan sebenarnya, June ditemukan di pinggir jalan ketika Jane membuang sampah. Ketika itu, June masih seorang bayi kecil yang ditelantarkan orangtuanya. Dia disimpan dalam tas. June menangis keras saat ditemukan oleh Jane. Entah apa yang terlintas dalam benak Jane, dia pun mengambil bayi mungil itu dan merawatnya seperti anak kandungnya.
Kisah nyata ini mengajarkan kita agar tidak asal menghakimi orang tanpa tahu cerita sebenarnya. Semoga bermanfaat!
Sumber : Youtube