Pergerakan janin bisa menjadi tanda bahwa Si Kecil tumbuh dengan
normal selama berada di dalam kandungan. Namun, jangan panik dulu jika
kamu mendapati janin yang tiba-tiba berhenti bergerak. Coba lakukan trik
berikut untuk memancingnya bergerak!
Umumnya, kamu sudah bisa merasakan pergerakan janin kira-kira pada
rentang usia kehamilan sekitar 18 hingga 25 minggu. Pergerakan dapat
terus terjadi hingga waktu persalinan tiba.

Lantas, kenapa janin bisa berhenti bergerak? Ada beberapa alasan yang
mendasari hal tersebut, seperti dia mungkin sedang tidur, tubuhnya
sudah membesar sehingga rahimmu tidak menyediakan cukup ruang untuknya
bergerak, kemungkinan dia kekurangan oksigen, atau dia tidak berenergi
karena tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup darimu.
Berikut trik-trik yang bisa kamu pakai untuk memancing Si Kecil bergerak:

1. Cobalah membuat suara gaduh. Kamu bisa menyetel musik dengan suara
kencang atau membesarkan volume televisi untuk melihat apakah ada
respons gerakan dari dalam sana.

2. Minum sesuatu yang sangat dingin. Air yang dingin bisa mengubah
temperatur di dalam tubuhmu dan Si Kecil mungkin bisa merasakan
perubahan tersebut. Hal ini bisa membuatnya bergerak untuk mencari celah
dengan temperatur yang membuatnya nyaman.
3. Ketika tubuhmu terus
bergerak, Si Kecil mungkin merasa seperti diayun sehingga membuatnya
pulas tertidur. Coba berhenti menggerakkan tubuhmu sejenak, karena hal
ini mungkin bisa membuatnya terbangun.
4. Mengonsumsi sesuatu yang manis bisa memancingnya bergerak.
5.
Coba posisikan dirimu pada kondisi yang bisa membuat tubuhmu tidak
nyaman. Hal ini mungkin bisa membuat Si Kecil menggeliatkan tubuhnya
karena turut merasakan ketidaknyamanan.

6.
Berbaringlah pada sisi kiri tubuhmu. Posisi ini bisa memperlancar
sirkulasi, yang mana hal ini dapat memicu janin menjadi lebih aktif
bergerak.
Jika kamu mulai merasakan adanya gerakan dari dalam perutmu setelah
mempraktikkan trik di atas, kemungkinan kondisi janinmu baik-baik saja.
Namun, kamu harus tetap memonitor gerakannya agar menghindari hal-hal
yang tidak diinginkan menimpa Buah Hatimu.
Apabila kamu tidak kunjung merasakan janinmu bergerak setelah
memberikan stimulus atau jika selama beberapa hari dia tidak bergerak
setidaknya sebanyak sepuluh kali dalam kurun waktu dua jam, segera
konsultasikan ke dokter kandunganmu.
Saat mengosultasikan keadaan ini, dokter akan memeriksa kondisi
janinmu seperti memantau detak jantungnya, atau mengecek jumlah cairan
ketuban yang mengelilinginya, serta mengukur ukuran tubuhnya. Jika
semuanya dalam keadaan normal, kamu bisa pulang namun harus lebih
waspada dengan kondisi ini.
Pantau terus gerakan janinmu dengan membuat catatan pergerakan janin
harian. Catatan yang mudah dan banyak digunakan adalah waktu yang
diperlukan untuk 10 gerakan. Misalnya, pada minggu ke-30 hari Senin,
janin bergerak sebanyak 10 kali dari pukul 10:00 – 10:50 ( Total: 50
Menit ). Lakukan hal yang sama pada hari-hari berikutnya.
Jika kamu kembali tidak merasakan pergerakan atau gerakan janin kian
berkurang setiap harinya, segera periksakan diri lagi ke dokter
kandungan.
Semoga bermanfaat ya artikel ini.
Sumber: Alodokter