Diduga akibat kelalaian pihak rumah sakit, seorang ibu hamil yang
bernama Ramayana Sidauruk (38) meninggal pada Minggu (15/4) dalam
keadaan mengandung.
Kejadian ini terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Sidakalang, Kabupaten Dairi.
Ramayana yang berprofesi sebagai petani dalam kesehariannya itu diduga jadi korban akibat kelalaian pihak rumah sakit.

Pasalnya, ketika Ramayana seharusnya sudah dipersiapkan untuk
melahirkan, kala itu justru tak ada satu pun dokter yang berjaga untuk
membantu dirinya melahirkan.
Hanya ditemani tiga orang perawat, istri dari Tulus Sihombing (40)
itu harus menahan rasa sakit hingga akhirnya dirinya menghembuskan nafas
terakhirnya pada pukul 22.00 WIB.
Bahkan, Ramayana sempat mengalami pendarahan hebat satu jam sebelum dirinya dinyatakan meninggal.

"Terjadilah blooding saat itu. Namun, dokter tetap tidak ada di ruang
perawatan. Kemudian perawat meminta agar korban dibawa ke rumah sakit
Kabanjahe, Kabupaten Karo, berjarak tempuh dua jam," ujar Kordes, salah
satu kerabat Ramayana.
Sayang, ketidaktersediaan ambulans saat itu juga jadi faktor melayangnya nyawa Ramayana.

"Kami sangat kecewa dengan pihak rumah sakit. Luar biasa, masa
seorang dokter tidak ada di rumah sakit untuk menangani korban. Padahal,
korban awalnya sehat dan tidak pernah mengeluhkan sakit saat mau
partus," ujar Kordes, dikutip dari Kompas.com.
Lantaran itulah, pihak keluarga pasien merasa amat kecewa dan
berencana meminta keadilan dengan cara mendesak Bupati Dairi dan Kepala
RSU Sidikalang untuk bertanggungjawab.
Sumber: Tribun