Lain halnya dengan kebanyakan wanita yang nafsu makannya meningkat
setelah lewat trimester pertama, wanita ini terus mengalami mual-mual,
sehingga selama hamil ia hanya bisa makan sayur dan buah-buahan serta
karbohidrat seperti nasi maupun roti. Untungnya, sang ibu mertua sangat
pengertian dan tidak memaksanya untuk makan daging, melainkan menyulap
sayur dan buah-buahan menjadi berbagai jenis hidangan yang lezat,
seperti bubur sayur-sayuran, yoghurt aneka buah, kue apel dan pisang,
tim nanas dan lainnya, sehingga nafsu makannya tetap terjaga.

Meskipun tak mendapatkan asupan protein tinggi dari daging-dagingan,
namun setiap kali dia pergi mengecek kandungan, dokter selalu mengatakan
bahwa kandungannya tumbuh dengan normal.

Bahkan ketika dia melahirkan, suster yang menangani persalinan
terkejut melihat kondisi sang anak. "Wahh! Anak ibu sehat banget nih!
Gemuk dan rambutnya hitam tebal berkilau!"ujar seorang suster. Suster
lainnya mengangguk-angguk tanya setuju. Mereka tak menyangka bahwa anak
yang ibunya hanya makan buah dan sayur-sayuran bisa lahir dengan kondisi
prima seperti itu.

Ladies, meskipun buah-buahan baik dikonsumsi selama kehamilan, namun
perlu diperhatikan untuk memilih jenis buah yang dikonsumsi, serta
membatasi agar tidak mengkonsumsinya dalam jumlah yang kelewat batas
karena beberapa jenis buah mengandung gula yang tinggi sehingga bisa
mengakibatkan diabetes.

Perlu diingat, kasus diatas adalah kasus khusus dimana ibu tersebut
bukan dengan sengaja tidak mau mengkonsumsi daging. Jangan coba-coba
hanya mengkonsumsi sayur dan buah tanpa dipantau dan atas seijin dokter
yah!
Sumber: cerpen