Di bulan puasa, umat Muslim yang menjalankannya tidak diperbolehkan makan dan minum seharian atau 12 jam lebih. Maka dari itu saat sahur dan berbuka menjadi momen di mana kita menambah nutrisi dan cairan supaya kuat berpuasa esok harinya. Selain harus tetap kuat dan prima di siang harinya, orang yang berpuasa kadang mengeluhkan bau mulut yang tidak sedap. Bau mulut ini akhirnya membuat banyak orang jadi tidak pede untuk bicara dengan orang lain.
Sebenarnya apa yang menyebabkan bau mulut? Dan bagaimana cara mengatasinya? Mending kita langsung simak yuk penjelasan ringan dari calon dokter muda Clarin Hayes.
Halitosis atau bau mulut adalah keadaan di mana tercium bau tidak sedap saat orang mengeluarkan napas, contohnya saat berbicara.
Penyebab bau mulut saat puasa:
1. Puasa membuat mulut kering

Saat puasa, kita tidak makan dan minum seharian. Maka dari itu mulut jadi kering. Produksi air liur atau saliva berkurang. Akibatnya bakteri anaerob (bakteri yang hidup tanpa oksigen) ajan menguraikan sisa-sisa makanan yang ada di mulut menjadi bahan makanan yang mengandung sulfur dan amonia. Dua zat inilah yang menyebabkan bau tidak sedap dari mulut.
2. Asam lambung meningkat
Lambung kita akan kosong selama lebih dari 12 jam. Hal ini menyebabkan lambung memproduksi lebih banyak asam lambung. Asam lambung yang menumpuk terlalu lama akan menyebabkan bau tidak sedap saat kita lagi bernafas, misal saat bicara.
3. Gigi berlubang
Saat oral hygiene (kebersihan mulut) kita tidak baik, maka sisa makanan akan menempel di sela-sela gigi. Sisa makanan tadi akan diuraikan oleh bakteri di rongga mulut dan menghasilkan asam laktat terutama jika sisa makanannya berupa karbohidrat, permen dan manis-manis. Lapisan email gigi lemah terhadap asam, akibatnya gigi jadi rapuh dan kelamaan jadi bolong. Gigi bolong ini akan dipenuhi oleh bakteri.
4. Tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi
Metabolisme lemak menghasilkan hasil sampingan yang dalam dunia medis disebut ‘keton’. Keton ini salah satunya keluar saat kita bernafas.
Lalu bagaimana mengatasi bau mulut saat puasa:
1. Jangan makan makanan beraroma tajam
Saat sahur, hindari makanan yang bisa menimbulkan bau mulut seharian seperti durian, pete, jengkol, bawang dll. Minum air putih yang cukup supaya kebutuhan cairan terpenuhi. Untuk penjelasannya klik link berikut ini. (tips puasa sehat)
2. Hindari makanan asam dan pedas
Makanan asam dan pedas akan meningkatkan produksi asam lambung.
3. Rajin sikat gigi
Selama puasa sikat gigi itu wajib. Dua kali sehari setelah sahur dan sesudah berbuka. Gunakan mouthwash dan dentalfloss juga. Jangan lupa bersihkan lidah dengan sikat lidah.
4. Kontrol ke dokter gigi 6 bulan sekali
Datang ke dokter gigi untuk memeriksa apakah gigi kamu berlubang. Atau sekedar membersihkan karang gigi.
5. Hindari merokok
Merokok bisa menyebabkan bakteri dalam mulut tumbuh lebih banyak.
Semoga tips berikut bermanfaat. Selamat menjalankan ibadah puasa.
Sumber: YouTube