LDR atau long distance relationship merupakan salah satu hubungan yang banyak dihindari orang. Pasti kalian sudah tahu apa alasannya. Menjalani hubungan LDR itu berat, harus tahan uji dalam kepercayaan dan cinta. Tidak bisa jalan bersama, tidak bisa berpelukan juga sudah pasti. Tapi bagi mereka yang menjalani LDR akan berharap dapat dipersatukan dalam pernikahan tanpa harus LDM, long distance marriage.
Tapi tidak begitu dengan pasangan suami istri asal Jepang ini. Mereka justru menjalani pernikahan jarak jauh. Hah, yang bener aja? Pasti kalian banyak berpikir seperti ini. Tenang, mereka punya alasan sendiri, khususnya suami yang pernah diajari “sesuatu berharga” dari orangtuanya. Ajaran tersebut membuat suami ini punya impian untuk “Mendorong semangat orang lain untuk menantang sesuatu yang baru.”
Sehingga dia membebaskan istrinya untuk pergi ke Filipina dalam rangka belajar bahasa Inggris. Dia tahu belajar bahasa Inggris adalah impian istrinya sehingga dia mudah melepaskannya pergi ke sana. Istrinya telah pergi ke Cebu, Filipina dari Juni 2015 hingga September. Mereka saling bertukar kabar. Suaminya selalu khawatir ketika ada berita internasional yang kurang mengenakkan apalagi ketika sang istri harus dirawat di rumah sakit karena keracunan makanan, hingga membuat dia depresi. Melihat itu, istrinya juga merasa sedih.
Dari kejadian itu, suami berpikir, istrinya harus kembali ke Jepang. Begitu juga dengan istrinya yang sedang memikirkan untuk kembali ke Jepang. Tapi ternyata suami ini justru mengunjungi istrinya di Filipina dan membiarkannya untuk tinggal di luar negeri lagi. Setelah lulus dari sekolah bahasa Inggris, maka istrinya pun pergi lagi. Kali ini ke Australia dan mengunjungi beberapa negara di Asia. Sang istri terlihat sangat menikmati hidupnya, berteman dengan banyak orang, dan mendapat pengalaman baru. Itulah yang membuat suaminya ikut senang.
Suami ini berpikir istrinya tak akan bisa berpergian tanpa adanya rumah, sehingga dia akan selalu menjadi “rumah” baginya dan menunggu sampai istrinya kembali. Begitu juga perlakuan istrinya nanti kepada suaminya. Dia akan mendorong suaminya agar mencari tantangan baru dalam hidupnya. Bagi mereka ini adalah perjalanan pernikahan mereka yang sesungguhnya.
Begitulah definisi cinta bagi mereka, memberikan kebebasan satu sama lain. Tentu dengan tanggung jawab pernikahan yang tidak mereka hilangkan. Kalau di Indonesia memang masih jarang pernikahan seperti ini tapi kalian bisa memberi kebebasan kepada pasangan kalian dengan cara kalian masing-masing ya.
Sumber : Vidsee