Seorang ibu sangat senang akhirnya mendapat undangan pernikahan anak laki-laki dan calon menantunya, Nat dan Noina.
"Bagaimana persiapan pernikahan?" tanya si ibu.
"Hampir selesai, kamu hanya butuh beberapa hal lagi," jawab Nat, si anak.
Mereka sedang makan siang bersama.
"Kamu tau, waktu Nat masih kecil, dia sangat nakal... Waktu cepat
berlalu," ujar si ibu pada Noina saat mereka akhirnya berdua saja sedang
mencuci piring di dapur.
"Dia masih sedikit nakal sekarang," ujar Noina.

Selesai berberes, Nat dan Noina harus kembali ke pekerjaan mereka masing-masing.
"Bawa ini, buat ngemil di jalan," ujar si ibu sambil memberikan bungkusan plastik berisi makanan pada anak-anaknya.
"Enggak, kami masih kenyang," jawab Nat.
"Sini biar aku bawa," ujar Noina sambil mengambil bungkusan.
"Kami berangkat, Mom," ujar Nat.
Sambil menyetir, tiba-tiba Noina tertawa.
"Apa yang lucu?" tanya Nat.
"Kamu pernah ngalamin ada biji Noina (srikaya) nyangkut di tenggorokanmu waktu kamu masih kecil?"

"Siapa yang bilang?"
Noina tiba-tiba menyerahkan sebuah buku pada Nat.
Nat membuka buku itu:
March 19, 1987 - hari yang paling membahagiakan dalam hidupku..
Beratnya di bawah rata-rata.. tapi nggak apa-apa, aku akan menjaganya..
Dia nggak mau makan.. Apa yang harus kulakukan?
September 4, 1993 - umurnya 6 tahun,
Anakku minum susu segelas penuh untuk pertama kali
March 19, 1994 - Nat suka coklat...
Aku membuatkan cake coklat untuk hari ulang tahunnya.
November 22, 1998 - Dia pergi camping hari ini.

Aku khawatir dia akan kelaparan kalau malam.
August 6, 2000 - Nat menang pertandingan basket hari ini.
Sangat berbakat... Itu anakku!
Nat suka semangkat, jeruk, mangga dan pisang.
Nat nggak suka Noina (ada bijinya nyangkut di tenggorokannya sekali)
Nat mengingat setiap kejadian yang ditulis di buku itu dengan senyuman.
Nat suka ayam basil tanpa kacang polong panjang.
Nat suka makan kepala ikan, sama sepertiku..
Nat lalu ingat, ibunya selalu memberinya kepala ikan dan bilang bahwa dia suka ekor ikan.
Nat pun terharu, dia pun menoleh ke belakang melihat bungkusan makanan yang tadi dibawakan oleh ibunya.
Di halaman terakhir, ibunya menulis:
Memperhatikanmu adalah hadiah terbesar dalam hidupku..
Semoga artikel ini memberi inspirasi dan manfaat untuk kita semua ya.
Sumber: youtube